Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Jumat, 18 Nov 2022 22:10 WIB

TRAVEL NEWS

Pilot Ini Berhasil Rekam Pemandangan Spektakuler Aurora dari Udara

A fine display of aurora in curtains across the north, October 19, 2019, observed from the upper Deck 9 of the ms Trollfjord on the southbound voyage north of Tromsø along the Norwegian coast. Illumination is partly from the waning gibbous Moon. This is a 1-second exposure with the 15mm lens at f/2 and Sony a7III at ISO 6400. (Photo by: Alan Dyer/VW PICS/Universal Images Group via Getty Images)
Foto: Ilustrasi Aurora Borealis (VW Pics/Universal Images Group v/VW Pics)
Jakarta -

Dave Wallsworth sedang menerbangkan pesawat British Airways dari London ke Las Vegas saat dia merekam pemandangan Aurora yang spektakuler dari atas udara.

Dave adalah seorang pilot British Airways. Dia menerbangkan pesawat Airbus A350-1000 dengan nomor BA275 yang terbang dari bandara Heathrow di London menuju ke Las Vegas, Amerika Serikat.

Dave termasuk pilot yang sangat beruntung. Dia menerbangkan pesawat British Airways melewati fenomena alam Aurora Borealis yang amat langka.

Fenomena 'Cahaya Langit dari Utara' itu pun berhasil diabadikan oleh Dave, lalu dibagikan melalui media sosial Twitter. Dalam unggahannya, Dave menyertakan caption:

"Dalam penerbangan kami dari Heathrow menuju ke Las Vegas. Kami menjumpai penampakan langka Aurora Borealis (Cahaya Utara) saat sunset masih terlihat. Ini sungguh terlihat indah, kalian bisa melihatnya di sini," cuit Dave.




Aurora Borealis adalah fenomena alam langka yang jadi buruan wisatawan dari berbagai penjuru dunia. Mereka rela menempuh perjalanan ke belahan bumi lain hanya demi melihat Aurora.

Aurora memang biasa muncul di belahan bumi bagian utara, tepatnya di antara garis lintang 60 hingga 72 derajat. Fenomena alam langka ini terbentuk secara alami dari gesekan elektris ketika atom dari atmosfer Bumi bertemu dengan angin dari Matahari.

Fenomena itu melahirkan pendaran cahaya berwarna merah, hijau dan biru di atas langit malam. Fenomena langka ini bisa dilihat traveler dengan mata telanjang, terutama bagi mereka yang tinggal di dekat Kutub Utara.

Penumpang pesawat sendiri bisa melihat dengan jelas Aurora Borealis, terutama mereka yang sedang berada di ketinggian 35.000 kaki. Ketinggian itu adalah ketinggian terbaik untuk menikmati Aurora di atas udara.



Simak Video "Teleskop James Webb Rilis Foto Aurora di Jupiter"
[Gambas:Video 20detik]
(wsw/wsw)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA