Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Selasa, 24 Jan 2023 06:12 WIB

TRAVEL NEWS

Jepang Makin Ketar-ketir Warganya Enggan Punya Anak

Femi Diah
detikTravel
Jepang: Status darurat Covid-19 dicabut di Tokyo, warga terlihat padati jalan dan stasiun
Foto: BBC World
Jakarta -

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida benar-benar risau dengan angka kelahiran rendah dan populasi menua. Pemerintah Jepang segera membentuk badan khusus untuk menanganinya.

Kishida menyebut krisis penduduk yang dihadapi Jepang terbilang akut. Merujuk data dari Bank Dunia, Jepang mencatat proporsi penduduk berusia 65 tahun ke atas di Jepang tertinggi kedua di dunia, cuma kalah dari Monaco.

"Jumlah kelahiran diperkirakan turun di bawah 800 ribu tahun lalu," ujar Kishida di hadapan anggota parlemen, seperti dikutip AFP, Selasa (24/1/2023).

Kishida menekankan kebijakan mengenai anak dan pengasuhan anak adalah masalah yang tidak bisa disepelekan. Pemerintah akan segera membuat Badan Anak dan Keluarga pada April. Badan ini dirancang untuk mendukung orang tua dan memastikan keberlanjutan ekonomi terbesar ketiga di dunia itu.

"Kita harus membangun ekonomi sosial yang mengutamakan anak untuk membalikkan angka kelahiran yang rendah," katanya.

Saat ini, Jepang berpenduduk 125 juta jiwa. Jepang mencari cara untuk memenuhi kebutuhan penduduk lanjut usia yang tumbuh pesat sejak lama.

Angka kelahiran melambat di sejumlah negara karena beberapa faktor di antaranya kenaikan biaya hidup, lebih banyak wanita memasuki dunia kerja dan sebagian masyarakat yang memilih menunda untuk memiliki anak. Situasi itu diperparah oleh pandemi.



Simak Video "Jelajah Wisata Ramah Muslim di Jepang"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/fem)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA