Pantai Glagah jadi lokasi pementasan sendratari Subali Sugriwa. Para penari pun dibuat basah kuyup karena terkena deburan ombak pantai Glagah.
Laguna Pantai Glagah di Temon, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), begitu ramai dengan wisatawan yang ingin menonton pementasan tari kolosal Sugriwa Subali.
Tarian asli Bumi Binangun ini ditampilkan di tengah perairan hingga pemainnya basah kuyup. Sedikitnya 80 penari dan pengrawit terlibat dalam sendratari yang digelar oleh Dinas Pariwisata Kulon Progo tersebut.
Para penari berlenggak-lenggok di atas panggung yang dibangun di tengah perairan Laguna Glagah dengan latar belakang instalasi seni patung.
Tak hanya tampil di panggung, para penari juga menceburkan diri ke dasar laguna. Dalam kondisi basah kuyup, mereka tetap tampil energik tanpa mengubah alur cerita asli sendratari tersebut.
Bagi traveler yang belum tahu, Sugriwa Subali merupakan sendratari yang menceritakan tentang kisah kakak beradik bernama Sugriwa Subali yang diperintahkan para dewa untuk merebut Dewi Toro, seorang dewi cantik yang diculik oleh Mahesa Sura.
Sendratari ini rutin dipentaskan di Gua Kiskendha, Girimulyo, Kulon Progo. Namun khusus hari ini dipusatkan di Laguna Glagah, untuk menghibur wisatawan dari Timur Tengah, tepatnya Yordania.
"Nah hari ini kebetulan kita kedatangan tamu dari Yordania, dua di antaranya adalah influencer, kemudian ada dari KBRI, juga ada dari biro perjalanan. Ini kita menangkap peluang promosi pariwisata budaya, karena setiap bulan mulai 2026 mendatang berjanji akan mendatangkan minimal 100 wisatawan dari Yordania ke Yogyakarta," ucap Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Joko Mursito, saat ditemui di sela-sela pementasan, Kamis (28/8/2025).
Joko menerangkan kegiatan yang mendapat sokongan dari Dana Keistimewaan DIY ini merupakan ajang promosi wisata budaya yang diharapkan bisa menggaet minat wisatawan asing berkunjung ke DIY, khususnya Kulon Progo. Kulon Progo sendiri sengaja menampikan Sendratari Sugriwa Subali karena merupakan identitas budaya Kulon Progo.
"Kita tampilkan Sendratari Sugriwa Subali yang ini jadi identitas Kulon Progo dan menjadi salah satu wisata budaya," terangnya.
"Jadi kita terus tangkap peluang seperti ini. Kerja sama dengan GIPI (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia), ASITA (Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies), Badan Promosi Pariwisata, dan HPI tentunya yang ini levelnya sudah DIY," imbuh Joko.
Simak Video "Video: Viral Momen Wakil Bupati Kulon Progo Perbaiki Sepatu Paskibraka"
(wsw/wsw)