Jika Tak Sengaja Ketemu Macan Tutul, Apa yang Harus Kita Lakukan?

Wisma Putra - detikTravel
Sabtu, 30 Agu 2025 07:15 WIB
Ilustrasi macan tutul di Sukabumi (dok. Istimewa)
Bandung -

Kaburnya seekor macan tutul di Lembang Park & Zoo bikin gempar. Lantas, apa yang harus kita lakukan jika seandainya tidak sengaja bertemu dengan si macan tutul?

Macan tutul yang sebelumnya dievakuasi tim gabungan karena terjebak di dalam kantor balai desa Kutamandarakan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dititipkan di Lembang Park & Zoo untuk dirawat dan direhabilitasi. Namun, satwa liar tersebut malah kabur dengan cara menjebol kandangnya.

Hingga saat ini, belum diketahui ke mana macan tutul itu pergi. Tim gabungan yang dibagi ke dalam tiga kelompok masih melakukan pencarian terhadap hewan predator itu.

Peneliti Ahli Utama Konservasi Keanekaragaman Hayati Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Dr. Ir. Hendra Gunawan, M.Si, pun menjelaskan, saat macan tutul terperangkap di kantor balai desa Kutamandarakan, macan tutul memilih diam karena mengalami disorientasi spasial, terutama akibat hilangnya referensi visual lingkungannya.

Namun, ketika sudah dibawa ke Lembang, Hendra menyebut kemungkinan macan tutul sempat memperoleh referensi visual atau melihat lingkungan sekitar, misalnya hutan atau vegetasi hijau yang mengingatkannya pada habitat.

"Hal ini akan membangkitkan keinginan untuk kembali ke alam, karena merasa sudah mendapatkan arah ke mana harus pergi mencari habitat baru. Oleh karena itu, dia akan mencari cara dan peluang untuk kabur dari kandang," jelas Hendra, Jumat (29/8/2025).

Terkait ke mana macan tutul itu akan pergi, Hendra memperkirakan satwa tersebut akan menuju hutan atau areal bervegetasi yang bisa menjadi tempat perlindungan dan persembunyian.

"Apalagi jika sudah pulih dari disorientasi spasial dan sudah melihat referensi visual habitatnya berupa hutan, maka dia akan lari ke hutan," ucapnya.

Meski begitu, Hendra menekankan kemungkinan satwa tersebut melewati permukiman. Jika bertemu manusia dalam kondisi tertekan atau merasa terancam, macan tutul bisa bersifat agresif.

"Namun, dalam kondisi normal, naluri satwa interior seperti macan tutul adalah menghindari manusia," jelasnya.

Lebih lanjut, Hendra menyebut macan tutul yang kabur itu merupakan individu jantan muda yang beranjak dewasa. Karena sudah disapih dari induknya, satwa tersebut harus mencari teritori baru di luar wilayah jantan dewasa lainnya.

"Macan tutul jantan muda seperti ini akan terus menjelajah untuk mengeksplorasi hutan yang masih belum dikuasai macan tutul lain. Dalam berburu mangsa, kemungkinan juga belum mahir. Sehingga, jika gagal berburu dan tidak mendapatkan mangsa di alam, bisa saja memangsa ternak di dekat hutan," katanya.



Simak Video "Video: Lembang Park Zoo Ditutup Seusai Heboh Kabar Macan Tutul Kabur"


(wsw/wsw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork