Mulai 1 Desember 2025, Arab Saudi sudah mulai memasuki musim dingin. Suhu udara yang turun menjadikan cuaca nyaman untuk menjalankan ibadah umrah.
Dilansir dari Saudi Gazette, Rabu (3/12/2025), juru bicara Pusat Meteorologi Nasional (NCM), Hussein Al-Qahtani, mengatakan penurunan suhu dan meningkatnya aktivitas cuaca akan terjadi di berbagai wilayah Arab Saudi.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan. Hujan itu akan disertai dengan badai petir, angin kencang, hingga kabut di sejumlah daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi cuaca seperti ini membuat masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama di wilayah yang berpotensi terdampak cuaca buruk yang lebih signifikan seperti Madinah, Hail, Jazan, Asir, dan Al-Baha.
Al-Qahtani menjelaskan kondisi cuaca di Arab Saudi saat ini relatif nyaman dan stabil, namun awal pekan depan akan menjadi permulaan musim hujan pertama pada bulan Desember.
Curah hujan yang turun diperkirakan akan berkisar dari intensitas sedang hingga lebat, dan akan mempengaruhi sejumlah wilayah yang sebelumnya sudah terdampak, seperti Madinah, Hail, dataran tinggi Makkah, sebagian pesisir selatannya, serta wilayah luas lainnya di Saudi.
NCM juga memaparkan perkembangan angin di atas Laut Merah, yang diperkirakan bertiup dari arah barat laut hingga utara dengan kecepatan antara 10 hingga 28 km per jam di wilayah utara dan tengah.
Sementara itu, di wilayah selatan, angin akan bergerak dari arah selatan hingga tenggara dengan kecepatan 15 hingga 40 km per jam, bahkan dapat mencapai 50 km per jam seiring pembentukan awan hujan menuju Selat Bab el-Mandeb.
Kondisi ini turut mempengaruhi tinggi gelombang di laut, yang diperkirakan berada pada kisaran setengah hingga satu meter di wilayah utara dan tengah, serta satu hingga dua meter di wilayah selatan, bahkan dapat lebih tinggi bila awan hujan terbentuk.
Musim dingin yang memasuki Arab Saudi menjadi waktu yang ramah untuk ibadah umrah seperti yang dilakukan oleh Gaido Travel yang melepas keberangkatan 380 jamaah Umrah Excellent 2025 pada Minggu (30/11). Suhu di Tanah Suci saat ini tidak terlalu panas dan cenderung sejuk.
Rombongan tersebut berasal dari Majelis Ta'lim Miftahul Musthofa Banjarmasin dan PT Falah Inovasi Teknologi Jakarta. Direktur Gaido Travel, Muhammad Ghazi, menyebut keberangkatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas layanan umrah dan pengalaman spiritual jamaah.
"Kami ingin jamaah tidak hanya mendapatkan pelayanan terbaik, tetapi juga benar-benar merasakan kedalaman ibadah sejak awal perjalanan," ujar Ghazi.
Seluruh rangkaian umrah di musim dingin disusun dengan profesional, mulai dari keberangkatan, fasilitas akomodasi, hingga pendampingan ibadah. Ada setidaknya empat aspek yang jadi fondasi, yaitu aman, nyaman, menyenangkan dan ibadah jamaah diterima oleh Allah SWT.
Musim dingin di Arab Saudi biasanya berlangsung dari Desember hingga Februari. Suhu musim dingin akan mencapai puncaknya pada Januari. Menurut situs Weather Spark, 22 Januari menjadi hari terdingin sepanjang tahun dengan suhu berkisar antara 61Β°F-84Β°F atau sekitar 16Β°C-28Β°C.
(wsw/wsw)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh