Bali Sepi Wisatawan, DPRD Kritik Pemprov soal Sampah, Macet, dan Banjir

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Bali Sepi Wisatawan, DPRD Kritik Pemprov soal Sampah, Macet, dan Banjir

Rizki Setyo Samudero - detikTravel
Selasa, 23 Des 2025 16:46 WIB
Bali Sepi Wisatawan, DPRD Kritik Pemprov soal Sampah, Macet, dan Banjir
Ilustrasi wisata Bali (Nyoman Hendra Wibowo/Antara)
Denpasar -

Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali Agung Bagus Pratiksa Linggih alias Ajus Linggih menanggapi penilaian bahwa Bali mulai sepi wisatawan pada periode libur Natal dan tahun baru (nataru) 2025/2026. Ajus mengatakan kondisi tersebut berpotensi berlanjut.

Bali dinilai menunjukkan anomali pada libur Nataru 2025/2026. Jika biasanya Pulau Dewata kebanjiran wisatawan di akhir tahun, tetapi kini berbeda.

Ajus berpendapat bahwa kondisi itu disebabkan oleh persoalan klasik di Bali yang tidak segera dituntaskan oleh pemerintah provinsi. Dia mengatakan masalah klasik itu mulai dari sampah, kemacetan, hingga banjir yang dinilai mengganggu kenyamanan wisatawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Akan terus bertambah sepi kalau masalah sampah, macet dan banjir nggak segera terselesaikan. Dan kalau brand Bali sudah dicap buruk, akan sangat sulit untuk mengembalikan," kata Ajus Linggih kepada detikBali, Selasa (23/12/2025).

ADVERTISEMENT

Politikus Golkar itu menekankan pentingnya pemerintah menjamin keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan. Menurutnya, jika dua hal tersebut dapat dipenuhi, Bali tetap akan menjadi tujuan utama wisata.

"Naik turunnya wisatawan sebenarnya nggak melepas tanggung jawab pemerintah untuk segera menyelesaikan masalah-masalah yang ada. Masyarakat gelisah itu respons natural. Apakah semua salah Pak Koster? Enggak, ini dosa akumulatif. Tapi apakah harus selesai di periode kepemimpinannya? Iya," kata Ajus.

Ajus menilai kondisi Bali yang dinilai mulai sepi merupakan dampak dari persoalan lama yang penyelesaiannya terus tertunda. Ia pun mendesak pemerintah daerah untuk segera mencari solusi secara cepat dan masif agar persoalan tersebut tidak berlarut-larut.

Di sisi lain, Ajus mengaku menerima informasi adanya penurunan jumlah wisatawan domestik pada Desember tahun ini dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Lebih ke domestik, penurunannya nggak signifikan tapi ya turun. Secara total Desember ini berkurang, kurang lebih 5 persen sampai hari ini ya," ujar Ajus.



(fem/fem)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads