Heboh Awak Kabin Disebut Patah Tulang Akibat Turbulensi, Bos Garuda Menepis

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Heboh Awak Kabin Disebut Patah Tulang Akibat Turbulensi, Bos Garuda Menepis

Andi Hidayat - detikTravel
Minggu, 28 Des 2025 14:39 WIB
Heboh Awak Kabin Disebut Patah Tulang Akibat Turbulensi, Bos Garuda Menepis
Ilustrasi Garuda Indonesia (Getty Images/Heri Mardinal)
Jakarta -

Seorang awak kabin GA 712 rute Jakarta-Sydney dikabarkan mengalami patah tulang akibat turbulensi dalam penerbangan. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) memastikan kondisinya kini.

Informasi itu ramai beredar di media sosial setelah salah satu penumpang mengunggah cerita yang menyebut guncangan terjadi sekitar 30 menit sebelum pesawat mendarat. Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny H Kairupan membenarkan adanya insiden turbulensi tetapi membantah awak kabin yang mengalami patah tulang akibat insiden tersebut.

"Perlu kami luruskan, tidak terdapat awak kabin yang mengalami patah tulang," kata Glenny, dalam keterangan tertulisnya, dikutip Minggu (28/12/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Glenny menjelaskan bahwa turbulensi hebat terjadi menjelang pendaratan di Bandara Internasional Kingsford Smith, Sydney, Kamis (25/12). Akibatnya, dua awak kabin mengalami luka ringan.

ADVERTISEMENT

Glenny mengatakan mereka langsung mendapatkan penanganan medis setibanya pesawat mendarat.

"Satu awak kabin sudah diperbolehkan pulang setelah pemeriksaan. Satu lainnya masih dalam pemantauan lanjutan tim medis," ujarnya.

Glenny menegaskan bahwa Garuda Indonesia menjalankan seluruh prosedur keselamatan sesuai standar operasional. Pilot yang bertugas saat itu pun dinilai mampu mengendalikan situasi hingga pesawat mendarat dengan aman di Sydney.

Manajemen pun mengingatkan penumpang untuk selalu mematuhi instruksi keselamatan, termasuk mengenakan sabuk pengaman selama duduk. Kepatuhan terhadap instruksi keselamatan ini penting untuk mengantisipasi turbulensi akibat kondisi cuaca.

***

Selengkapnya klik di detikFinance.




(fem/fem)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads