Kapal Wisata Diizinkan Berlayar Lagi di Labuan Bajo, tapi...

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Kapal Wisata Diizinkan Berlayar Lagi di Labuan Bajo, tapi...

Ambrosius Ardin - detikTravel
Rabu, 04 Feb 2026 11:47 WIB
Kapal Wisata Diizinkan Berlayar Lagi di Labuan Bajo, tapi...
Kapal wisata Labuan bajao diizinkan berlayar lagi, tapi cuma speedboat (Gecio Viana/Antara)
Manggarai Barat -

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo mulai membuka pelayaran kapal wisata di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah sebulan lebih ditutup. Tak semua kapan diizinkan berlayar, tetapi hanya kapal cepat atau speedboat.

"Mulai malam ini (SPB diberikan)," kata Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo Stephanus Risdiyanto, Selasa (3/2/2026), dilansir detikBali.

Izin berlayar untuk speedboat tersebut juga hanya untuk tujuan Pulau Rinca, Taman Nasional Komodo. Sementara itu, jenis kapal lainnya seperti pinisi masih dilarang berlayar. Destinasi lain di TN Komodo seperti Pulau Komodo dan Pulau Rinca juga belum diizinkan berlayar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

KSOP telah mengeluarkan maklumat pelayaran atau Notice to Marineers (NtM) tentang persetujuan berlayar kapal jenis speedboat tujuan Rinca, hari ini. Keputusan tersebut diambil berdasarkan perkembangan cuaca yang disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) maupun pengamatan laut dari pos darat dan laporan kapal-kapal lainnya.

"Maka pelayanan SPB dapat diberikan untuk kapal jenis speedboat dengan tujuan Rinca," kata Stephanus.

ADVERTISEMENT

"Untuk jenis kapal lainnya akan menyesuaikan dengan perkembangan prakiraan cuaca maritim BMKG," dia menambahkan.

Stephanus meminta nakhoda untuk memastikan kelayakan kapal saat berlayar dan berlindung jika cuaca buruk. KSOP juga meminta nakhoda untuk menjaga lebih intens berkoordinasi terkait perkembangan cuaca.

"Berkoordinasi dengan syahbandar dan Basarnas jika mengetahui cuaca semakin memburuk," kata Stephanus.

Sebelumnya, pelaku pariwisata Labuan Bajo mengeluhkan lamanya durasi penutupan pelayaran kapal wisata di Labuan Bajo. Mereka pun mendesak KSOP segera membuka pelayaran kapal wisata.

Penutupan pelayaran kapal wisata di Labuan Bajo sudah berlangsung sejak 26 Desember 2025 atau setelah kapal pinisi Putri Sakinah tenggelam di Selat Pulau Padar. Kecelakaan kapal wisata itu menewaskan pelatih sepakbola wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, dan tiga anaknya.

Kapal wisata sempat diizinkan berlayar selama tiga hari, 9-11 Januari 2026. Namun, pelayaran ditutup kembali mulai 12 Januari dan diperpanjang berkali-kali.




(fem/fem)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads