Tahun 2025 ditutup oleh Shanghai dengan senyuman. Pariwisata Shanghai pulih, cetak rekor kunjungan turis.
Peningkatan kunjungan secara tajam tercatat di kota Shanghai, China. Ada 9,36 juta pengunjung internasional yang dicatat oleh Shanghai. Ini menjadikannya sebagai pintu utama turis yang mau liburan ke China, seperti dikutip dari Breaking Travel News pada Senin (16/2/2026).
Menurut data dari Pusat Administrasi Kebudayaan dan Pariwisata Kota Shanghai, kedatangan wisatawan internasional meningkat 39,58% dari tahun ke tahun, menjadi 9,3 juta di akhir tahun 2025. Pada bulan Desember saja tercatat 1,07 juta kunjungan wisatawan internasional, naik 45,56% dari periode yang sama tahun sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kunjungan menginap menyumbang bagian terbesar dari kunjungan wisatawan internasional. Kota ini mencatat 1,03 juta pengunjung menginap pada bulan Desember, peningkatan 47,72% dari tahun ke tahun, sehingga total tahunan menjadi 8,7 juta, naik 45,09%. Pertumbuhan ini menyoroti daya tarik Shanghai yang kembali meningkat bagi wisatawan internasional dan perannya yang berkelanjutan sebagai destinasi perkotaan utama di Asia.
Kedatangan turis dari Korea Selatan meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi 909.100, naik 103,62% dari tahun sebelumnya. Sementara Rusia menyumbang 93,58% dan angka tahunan mencapai 385.100, naik 59,23% di bulan Desember 2025.
Baca juga: Kisah Kampung China Tersembunyi di Bogor |
Sementara Thailand menyumbang 513.700 pengunjung, naik 70,16%. Sedangkan Indonesia dan Italia mencatat peningkatan tahunan masing-masing sebesar 62,13% dan 52,43%.
Pasar turis tradisional seperti Singapura, Malaysia, dan Australia mempertahankan pertumbuhan lebih dari 30%. Ini mencerminkan kontribusi pengunjung yang lebih beragam dan mencerminkan permintaan yang luas di pasar regional dan jarak jauh.
Pada bulan Desember, tingkat hunian untuk hotel berbintang dan penginapan lainnya secara umum stabil di angka 63,30% dan 63,29%. Hotel berbintang mencatat tingkat hunian sepanjang tahun sebesar 65,86%, naik 2,00 poin dari tahun sebelumnya. Ini mencerminkan permintaan perjalanan yang berkelanjutan sepanjang tahun.
Hotel bintang lima, yang mewakili segmen kelas atas, memberikan hasil yang sangat kuat. Tingkat hunian mencapai 70,71% pada bulan Desember, naik 4,45 poin dari tahun sebelumnya, sementara rata-rata tahunan berada di angka 71,30%, meningkat 2,81 poin.
Tarif kamar harian rata-rata juga naik, mencapai RMB 1.045 (Rp 25 jutaan) pada bulan Desember, naik 9,29% dari tahun ke tahun. Angka-angka itu menunjukkan pertumbuhan positif yang dialami oleh Shanghai.
(bnl/wsw)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5