Imbas Perang AS-Iran, Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta Sepi Penumpang
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Imbas Perang AS-Iran, Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta Sepi Penumpang

Syanti Mustika - detikTravel
Senin, 02 Mar 2026 20:40 WIB
Terminal 3 Bandara Soetta Sepi
Terminal 3 Bandara Soetta sepi penumpang (Syanti Mustika/detikTravel)
Tangerang -

Biasanya bulan Ramadan penerbangan internasional di Bandara Soetta diramaikan oleh jamaah umrah. Namun gara-gara perang AS-Iran-Israel, Bandara Soetta sepi.

Ya, banyak penerbangan ke Timur Tengah yang dibatalkan sebagai imbas dari perperangan As, Israel- Iran. Salah satu penerbangan yang terdampak adalah tujuan Arab Saudi.

Pantauan detikTravel di Terminal 3, Senin (2/3/2026) banyak konter check in maskapai yang melayani penerbangan Timur Tengah sepi. Salah satunya adalah Qatar Airways.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di papan informasi tercantum jelas, beberapa maskapai seperti Qatar Airways, Condor, FlyDubai, Garuda Indonesia, Etihad, Emirates dan EgyptAir tujuan Dubai dan Abu Dhabi batal terbang hingga sore ini.

ADVERTISEMENT

Teruntuk jamaah umroh, kami melihat beberapa rombongan yang sedang bersiap di konter check in maskapai Saudia Airlines. Ternyata masih ada penerbangan umroh yang bisa terbang ke Arab Saudi.

"Saat ini yang bisa terbang itu tiga maskapai yaitu Saudia Airlines, Garuda Indonesia dan Lion Air. Jamaah umroh yang terbang direct dengan tiga maskapai itu masih bisa berangkat," kata Syaidatul Faiza, salah satu staff Airport Service kepada detikTravel, Senin (2/3/2026).

Terminal 3 Bandara Soetta SepiBanyak penerbangan cancel di monitor Foto: Syanti Mustika/detikTravel

Lebih lanjut, Faiza juga mengatakan bahwa beberapa jamaah yang perusahaannya handle tertahan di Doha. Hingga saat ini para jamaah masih tertahan di sana.

Kami pun menelusuri beberapa maskapai yang melayani penerbangan ke Timur Tengah. Namun sayangnya, mereka tidak dapat memberikan informasi apapun.

Serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran berdampak serius pada seluruh penerbangan di Timur Tengah. Wilayah udara negara-negara itu ditutup, membuat puluhan ribu penumpang terlantar.

Bandara Internasional Dubai, salah satu bandara tersibuk di dunia untuk penerbangan internasional, terpaksa membatalkan sekitar 1.000 penerbangan akibat penutupan wilayah udara.

Sedangkan menurut situs pelacakan penerbangan FlightAware menyebut lebih dari 18.000 penerbangan global tertunda dan lebih dari 2.350 penerbangan dibatalkan di seluruh dunia per Sabtu (28/2). Angka itu akan terus bertambah banyak setiap harinya menyusul masih terjadinya konflik di Timur Tengah.




(sym/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads