Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) mulai membuka sistem pembelian tiket wisata pendakian Gunung Rinjani di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) hari ini.
Mengutip Antara, Jumat (6/3/2026), Kepala Balai TNGR Budhy Kurniawan mengatakan tiket sudah bisa dipesan mulai pukul 08.00 WITA. Budhy menuturkan pemesanan tiket wisata pendakian dilakukan melalui aplikasi E-Rinjani yang dapat unduh melalui platform Android maupun IOS.
Ia mengingatkan wisatawan untuk tidak terburu-buru pesan tiket pendakian, karena jika kuota penuh masih bisa pada tanggal lain. "Rinjani tidak kemana-mana dan selalu menantikan kehadiran para pendaki," ujar Budhy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut ia berpesan agar wisatawan mempersiapkan diri dengan baik sebelum mendaki Gunung Rinjani, serta selalu menjadi kelestarian alam di gunung berapi aktif tertinggi kedua di Indonesia tersebut.
Selama penutupan wisata pendakian dari 1 Januari sampai 31 Maret 2026, Balai TNGR telah meningkatkan aspek keselamatan, konservasi, serta pengelolaan destinasi secara lebih inklusif dengan melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat.
Pembukaan kembali jalur pendakian dilakukan usai evaluasi menyeluruh terhadap kondisi kawasan, fasilitas pendukung, serta kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi musim kunjungan wisata.
Balai TNGR telah menerapkan sistem yang lebih aman, modern, dan berstandar global melalui aktivasi gelang RFID, personal bacon pemantau posisi pendaki, pembangunan pusat komando, integrasi komunikasi radio, hingga implementasi zero waste secara digital.
Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat Ahmad Nur Aulia mengapresiasi langkah Balai TNGR dalam mengemas wisata pendakian menjadi lebih nyaman dan aman.
Ia berharap berbagai inovasi yang dilakukan bisa memperkuat status Gunung Rinjani sebagai objek wisata yang mendunia. "Luar biasa Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Insya Allah menjadi destinasi yang berkualitas dan berkelanjutan," ujar Aulia.










































