Bandara Brussels di Belgia menghentikan semua penerbangan untuk keberangkatan pada Kamis (12/3/2026). Buruh melakukan aksi mogok nasional.
Penutupan itu diumumkan langsung oleh pihak bandara melalui pernyataan resmi yang dipublikasikan di situs web mereka. Dalam pengumuman tersebut, manajemen bandara menyatakan bahwa keputusan itu diambil karena aksi demonstrasi nasional dan sebagian staf penyedia layanan penting di bandara mengikuti demo itu, termasuk petugas keamanan dan layanan penanganan bagasi.
"Karena demonstrasi nasional yang diikuti oleh sebagian staf penyedia layanan keamanan dan penanganan, kami memperkirakan akan terjadi gangguan besar pada operasional bandara pada hari itu," pengumuman resmi dari pengelola bandara dilansir Travel+Leisure.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mengantisipasi gangguan yang lebih besar serta menjaga keselamatan penumpang dan staf, seluruh penerbangan keberangkatan pada hari tersebut diputuskan untuk dibatalkan. Selain itu, manajemen bandara juga memperingatkan bahwa sejumlah penerbangan kedatangan kemungkinan akan ikut terdampak oleh situasi ini.
Akses ke Bandara Juga Terdampak
Tidak hanya operasional penerbangan yang terganggu, akses menuju bandara juga diperkirakan mengalami kendala. Manajemen bandara menyebutkan bahwa transportasi umum, termasuk layanan kereta menuju Bandara Brussels, juga terkena dampak dari aksi demonstrasi nasional.
Maskapai Brussels Airlines, yang menjadikan Bandara Brussels sebagai hub utama, turut memberikan pernyataan terkait situasi tersebut. Maskapai itu menyebutkan bahwa serikat pekerja mereka tidak berpartisipasi dalam aksi mogok kerja.
Meski demikian, Brussels Airlines tetap memperkirakan adanya dampak terhadap jadwal penerbangan mereka karena operasional bandara yang terganggu.
Maskapai tersebut menyatakan saat ini sedang mengevaluasi dampak aksi mogok terhadap jadwal penerbangan yang telah direncanakan.
"Saat ini kami sedang mengevaluasi dampaknya terhadap jadwal penerbangan maskapai. Kami sangat menyesalkan ketidaknyamanan yang disebabkan oleh aksi ini dan mengucapkan terima kasih atas pengertiannya," tulis Brussels Airlines.
Sebagai bentuk fleksibilitas bagi penumpang, Brussels Airlines memberikan opsi perubahan jadwal tanpa biaya tambahan bagi penumpang yang memiliki tiket keberangkatan dari Bandara Brussels pada 12 Maret. Penumpang dapat memesan ulang penerbangan mereka pada periode antara 11 hingga 19 Maret 2026.
Dengan adanya penutupan penerbangan keberangkatan di Bandara Brussels pada 12 Maret, para penumpang yang memiliki rencana perjalanan dari bandara tersebut disarankan untuk memeriksa kembali status penerbangan mereka serta menghubungi maskapai terkait untuk mengetahui opsi penjadwalan ulang yang tersedia.
(fem/fem)












































Komentar Terbanyak
Bule Rusia Hajar Warga Banyuwangi gegara Sound Horeg, Korban Tempuh Jalur Hukum
Saat Gibran Ikut Memikul Salib Paskah di Kupang
Kedubes Korea Selatan Minta Warganya Hati-hati Liburan di Bali