Pergerakan arus mudik di Terminal Tipe A Pondok Cabe yang terletak di Jalan Kemiri Raya, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten cukup aktif pada pertengahan Maret ini. Ahmad Setiadi, petugas Pengendalian dan Operasional, mencatat terjadi lonjakan jumlah penumpang pada 12 dan 13 Maret 2026.
"Meski pada rentang 1-11 Maret kondisi masih stabil, pada 12-13 Maret mulai ada kenaikan jumlah penumpang dan bus, yaitu sekitar 5% sampai 51%," kata Ahmad Kepada detikTravel, Sabtu (14/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terminal Tipe A Pondok Cabe yang terletak di Jalan Kemiri Raya, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten (Hans Wilhem/detikcom) |
Berdasarkan Tabel Data Produksi Ahmad menunjukkan kepada detikTravel yang tertera di layar monitor operasional, Terminal Tipe A Pondok Cabe Bulan Maret 2026, tercatat total bus datang sebanyak 796 armada dan penumpang datang (PNP Datang) sebanyak 199 orang.
Sementara untuk pergerakan ke luar, total penumpang berangkat menyentuh angka 928 orang dan penumpang lintas berangkat mencapai 1.407 orang. Data ini selaras dengan pantauan lisan petugas yang menyebutkan total pergerakan terus merangkak naik per 14 Maret siang.
Lalu, ke mana rute favorit para pemudik dari Terminal Pondok Cabe tahun ini? Setiadi membeberkan bahwa 90% tujuan didominasi ke arah Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Terminal Tipe A Pondok Cabe yang terletak di Jalan Kemiri Raya, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten (Hans Wilhem/detikcom) |
"Mulai dari Jawa Tengah, Jawa Timur. Yang paling banyak itu daerah seperti Jogja, kemudian Wonogiri. Untuk Jawa Timurnya ada Surabaya, Malang, sama Blitar," kata dia.
Sebaliknya, rute menuju Sumatera masih terbilang sepi, dengan catatan di bawah 50 penumpang selama dua pekan terakhir. Pihak terminal memprediksi tambahan armada dari PO bus baru akan disiagakan mendekati tanggal 17 atau 18 Maret untuk mengantisipasi puncak arus mudik.














































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica