Gegara Vape, Penerbangan Ini Kebakaran!

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Gegara Vape, Penerbangan Ini Kebakaran!

Bonauli - detikTravel
Selasa, 17 Mar 2026 14:16 WIB
Ilsutrasi Virgin Australia dengan pesawat Boeing B737-8FEE
Foto: SCM Jeans/Getty Images
Jakarta -

Penumpang dalam sebuah penerbangan dibuat panik saat pesawat hendak melakukan pendaratan. Muncul asap dari kabin pesawat.

Insiden itu terjadi dalam penerbangan Virgin Australia VA328 dari Brisbane ke Melbourne pada Minggu (15/3/2026). Pesawat itu baru saja terbang lintas benua menuju Bandara Melbourne, seperti dikutip dari The Aviation Hub, Selasa (17/3/2026).

Seorang penumpang memberi tahu awak kabin ketika uap dan asap terlihat dari vape miliknya. Vape tersebut disebut dalam keadaan 'aktif'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penerbangan yang saat itu hendak mendarat pada pukul 4 sore mulai melakukan panggilan kepada kontrol lalu lintas udara dengan kode 'PAN'. Panggilan PAN digunakan untuk situasi mendesak yang saat ini tidak mengancam jiwa tetapi memerlukan prioritas, seperti penumpang yang sakit atau kerusakan mekanis yang memungkinkan pesawat untuk terbang dengan aman. Tapi tetap pesawat membutuhkan pendaratan yang dipercepat.

ADVERTISEMENT

Awak kabin dengan segera melakukan pengendalian dan keamanan. Laporan awal menunjukkan bahwa perangkat vape mengalami kerusakan dan terbakar.

Pesawat Boeing 737-800 dengan nomor registrasi VH-YFU, mendarat dengan selamat di Bandara Melbourne tanpa ada laporan cedera.

Virgin Australia kemudian mengkonfirmasi bahwa perangkat tersebut terbakar di dalam pesawat, menghasilkan asap tetapi tidak menyebabkan kerusakan struktural pada pesawat.

Meskipun terjadi gangguan, awak pesawat tetap mengendalikan pesawat sepenuhnya. Pesawat 737 mendarat tanpa insiden lebih lanjut, melaju ke gerbang dengan tenaganya sendiri, dan penumpang turun dengan normal. Petugas pemadam kebakaran mengikuti pesawat ke gerbang sebagai tindakan pencegahan dan mengeluarkan alat tersebut dari pesawat.

Meskipun api berhasil dipadamkan dengan cepat, insiden ini kembali memunculkan risiko yang ditimbulkan oleh baterai lithium-ion pada perangkat elektronik pribadi.

Vape mengandung baterai lithium kecil yang dapat memicu kebakaran jika rusak atau terlalu panas, yang dikenal sebagai pelarian termal.

Menurut situs web Virgin Australia, vape dan rokok elektrik disebut sebagai perangkat elektronik portabel dan hanya boleh dibawa dalam bagasi kabin.




(bnl/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads