Malaysia yang Tetap Jatuh Cinta ke Indonesia

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Malaysia yang Tetap Jatuh Cinta ke Indonesia

Dadan Kuswaraharja - detikTravel
Jumat, 03 Apr 2026 19:07 WIB
Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada periode Januari-Mei 2024 mencapai 5.244.213 kunjungan. Turis asal Malaysia masih mendominasi kunjungan.
Ilustrasi turis asing. Foto: Tim Infografis
Jakarta -

Pada Februari 2026, kunjungan wisatawan mancanegara di Indonesia mencapai 1,16 juta kunjungan. Turis asal Malaysia masih mendominasi.

Jumlah turis asing ini turun sebesar 2,42 persen dibandingkan Januari 2026 (m-to-m) tetapi naik 13,37 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun lalu (y-on-y).

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) wisman yang berkunjung ke Indonesia pada Februari 2026 didominasi oleh wisman yang berasal dari Malaysia (17,18 persen), Tiongkok (13,01 persen), dan Singapura (9,43 persen).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan tambahan ini, turis asing sepanjang Januari-Februari 2026 mencapai 2,35 juta kunjungan. Jumlah itu naik 7,7% jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan menjadi yang tertinggi sejak 2021.

ADVERTISEMENT

Sementara itu jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada Februari 2026 mencapai 91,14 juta perjalanan. Jumlah tersebut turun sebesar 10,69 persen bila dibandingkan dengan Januari 2026 (m-to-m) namun meningkat 0,70 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (y-on-y). Secara kumulatif dari Januari sampai Februari, perjalanan wisnus mencapai 193,17 juta, turun 0,17 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2025 (c-to-c).

Jumlah perjalanan wisatawan nasional (wisnas) pada Februari 2026 mencapai 701,07 ribu perjalanan. Jumlah tersebut turun sebesar 30,34 persen bila dibandingkan dengan Januari 2026 (m-to-m) dan turun 7,64 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun sebelumnya (y-on-y).

Malaysia menjadi negara tujuan utama wisnas yang paling diminati di bulan Februari 2026 (28,96 persen) diikuti Arab Saudi (20,33 persen), Singapura (12,96 persen), dan Tiongkok (5,46 persen).



(ddn/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads