Memperkuat Posisi RI di Rantai Industri Kuliner Dunia

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Memperkuat Posisi RI di Rantai Industri Kuliner Dunia

Wahyu Setyo Widodo - detikTravel
Sabtu, 02 Mei 2026 15:30 WIB
Pameran industri
Ilustrasi (dok. Istimewa)
Jakarta -

Posisi Indonesia di rantai industri kuliner dunia bisa diperkuat dengan beberapa cara. Salah satunya dengan berpartisipasi di ajang pameran berskala global.

Salah satunya melalui ajang CafΓ© & Brasserie Expo (CBE) Jakarta 2026 akan hadir pada 7-10 Mei 2026 di JIEXPO Kemayoran Hall C1 & C3. Ajang ini akan menghadirkan platform bisnis dan inspirasi bagi pelaku industri kuliner, hospitality, entrepreneur, hingga para pecinta lifestyle.

Tren pertumbuhan industri makanan dan minuman belakangan menunjukkan prospek positif, dengan proyeksi nilai pasar mencapai 4,346 miliar dolar AS pada 2025 dan tingkat pertumbuhan sebesar 10,79%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Potensi itu semakin menjanjikan melalui ajang pameran yang memang menjadi platform strategis untuk menampilkan inovasi, tren industri, serta praktik berkelanjutan di sektor hospitality dan kuliner.

Melalui partisipasi di ajang ini, penguatan rantai nilai industri kuliner terus didorong seiring dengan peningkatan daya saing produk lokal di pasar global.

ADVERTISEMENT

Sebanyak lebih dari 120 jenama akan berpartisipasi di sini, mewakili empat pilar utama industri kuliner modern: kopi, teh, cokelat, dan wine & spirits, dilengkapi kategori Health & Lifestyle dan Support & Tech.

Setiap brand membawa identitas, nilai, dan cerita yang unik, menjadikan CBE bukan hanya tempat bertemu supplier, tetapi juga ruang lahirnya kolaborasi inudstri yang lebih bermakna. Ini sejalan dengan tren, di mana kolaborasi brand di sektor F&B meningkat 114% dalam dua tahun terakhir.

"CBE 2026 adalah Networking Bowl tempat berbagai sektor bertemu dan menciptakan peluang baru. Di sini kopi bisa berkolaborasi dengan teknologi, artisan tea bertemu interior design, dan inovasi F&B bertumbuh lewat ekosistem yang saling terhubung," ujar Luhur Tri Atmojo, Project Manager CBE 2026.

Ajang yang didukung Kemenekraf dan Kemenperin ini hadir sebagai ruang integrasi sekaligus menghadirkan pengalaman lengkap dari dunia kuliner dan gaya hidup, mulai dari menemukan produk baru, belajar dari para ahli, hingga mencicipi langsung ratusan produk pilihan.




(wsw/wsw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads