Serangan Beruang Meningkat, Robot Serigala Laris di Jepang

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Serangan Beruang Meningkat, Robot Serigala Laris di Jepang

Muhammad Lugas Pribady - detikTravel
Kamis, 14 Mei 2026 16:15 WIB
Robot serigala pengusir beruang di Jepang
Robot serigala. (AFP/Toru Yamanaka)
Jakarta -

Perusahaan asal Jepang, Ohta Seiki, kebanjiran pesanan robot serigala. Robot-robot itu untuk menakut-nakuti beruang.

Pembelian besar-besaran robot serigala itu terjadi setelah kasus serangan beruang terhadap warga melonjak dalam setahun terakhir. Robot yang dijuluki 'monster wolf' itu dibuat menyerupai serigala dengan mata merah menyala.

Alat tersebut dapat melolong dan menggeram untuk mengusir satwa liar, termasuk beruang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden Ohta Seiki, Yuji Ohta, mengatakan perusahaan menerima sekitar 50 pesanan sepanjang tahun ini. Jumlah itu sebelumnya baru bisa tercapai dalam tempo satu tahun.

ADVERTISEMENT

"Kami membuatnya secara manual. Saat ini kami tidak bisa memproduksinya cukup cepat. Kami meminta pelanggan menunggu dua hingga tiga bulan," kata Ohta dilansir dari Channel News Asia, Kamis (14/5/2026).

Menurut Ohta, meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap serangan beruang membuat permintaan alat itu ikut naik.

"Kesadaran mengenai keselamatan dari beruang dan langkah pencegahan kerusakan akibat satwa liar meningkat. Orang-orang juga semakin percaya bahwa produk kami efektif menghadapi beruang," ujarnya.

Sebagian besar pemesan berasal dari kalangan petani, pengelola lapangan golf, hingga pekerja lapangan di wilayah pedesaan.

Data pemerintah Jepang mencatat 13 orang tewas akibat serangan beruang sepanjang 2025-2026. Angka itu menjadi yang tertinggi dan lebih dari dua kali lipat rekor sebelumnya.

Tak hanya itu, lebih dari 50 ribu penampakan beruang dilaporkan terjadi di seluruh Jepang. Hewan tersebut dilaporkan masuk ke permukiman, berkeliaran di dekat sekolah, hingga muncul di supermarket dan kawasan pemandian air panas.

Jumlah beruang yang ditangkap dan dimusnahkan juga naik hampir tiga kali lipat menjadi 14.601 ekor, tertinggi sepanjang sejarah. 'Monster wolf' dijual mulai dari 4.000 USD (Rp 70 juta) dan dilengkapi baterai, panel surya, sensor, serta speaker.

Alat itu bisa memutar lebih dari 50 jenis suara, termasuk suara manusia dan bunyi elektronik yang terdengar hingga radius 1 km. Robot tersebut juga bisa menggerakkan kepala ke kanan dan kiri, menyalakan lampu LED merah pada mata, serta lampu biru di bagian ekor.

Ohta memperkenalkan 'monster wolf' sejak 2016 untuk melindungi lahan pertanian dari rusa, babi hutan, dan beruang. Saat pertama diluncurkan, alat itu sempat dianggap sekadar gimmick.

Kini, perusahaan tengah mengembangkan versi baru yang dilengkapi roda agar dapat bergerak mengejar hewan atau berpatroli di jalur tertentu. Ohta juga berencana membuat versi genggam untuk pendaki, pemancing, dan anak sekolah.

"Kami ingin memanfaatkan kemampuan manufaktur kami untuk ikut berkontribusi menghadapi masalah beruang," kata Ohta.




(upd/fem)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads