Sungai Lintang Meluap, Objek Wisata di Sumsel Rusak-Jembatan Roboh

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Sungai Lintang Meluap, Objek Wisata di Sumsel Rusak-Jembatan Roboh

Rio Roma Dhoni - detikTravel
Sabtu, 23 Mei 2026 11:11 WIB
Obek Wisata Lintang Indah rusak usai terkena luapan air Sungai Lintang, Empat Lawang, Sumatera Selatan
Obek Wisata Lintang Indah rusak usai terkena luapan air Sungai Lintang di Empat Lawang, Sumatera Selatan (Istimewa/BPBD Empat Lawang)
Empat Lawang -

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan membuat aliran sungai Lintang meluap dan merusak objek wisata, bahkan merobohkan jembatan gantung.

Debit air Sungai Lintang yang meluap akibat hujan deras membuat salah satu objek wisata di wilayah itu rusak parah dan jembatan gantung roboh.

Hujan deras yang terjadi di Empat Lawang sejak Kamis (21/5/2026) pagi, membuat air Sungai Lintang yang berada di perbatasan Desa Muara Tanding dan Muara Danau meluap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibat luapan air yang memiliki arus yang kuat, membuat struktur jembatan gantung di kawasan Peraduan hingga roboh dan hanyut terbawa arus.

Tak hanya merobohkan jembatan, banjir bandang ini juga membuat fasilitas objek wisata Air Lintang Indah di Desa Muara Danau rusak. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

ADVERTISEMENT

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Empat Lawang Fero Ananta mengatakan, kemarin pada saat terjadi banjir pihaknya langsung menurunkan personel untuk standby penuh di lapangan.

Menurutnya berdasarkan data yang ada, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun terdapat satu objek wisata yang mengalami rusak parah akibat banjir tersebut.

"Korban jiwa nihil, hanya dua pondok yang terkena luapan dan obyek wisata rusak parah. BPBD masih terus komunikasi dengan camat dan kades," katanya saat dikonfirmasi, Jumat (22/5/2026).

Kata dia, Jumat pagi banjir bandang yang menerjang wilayah Empat Lawang telah surut dan menyisakan kerusakan yang cukup parah di berbagai lokasi.

"Sudah surut, pak," katanya singkat.

Dengan adanya kejadian ini, dia mengimbau kepada warga yang tinggal di lereng perbukitan untuk peka dan waspada terhadap tanda-tanda awal tanah longsor, serta apabila adanya peningkatan debit air sungai yang disebabkan oleh hujan deras.


--------

Artikel ini telah naik di detikSumbagsel.



(wsw/wsw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads