Pariwisata Korea Selatan cuan besar. Dalam waktu lima bulan pertama pada 2026, jumlah turis asing yang datang ke negeri ginseng melonjak 20% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dilansir dari Korea Times, Senin (15/6/2026) Kantor Imigrasi Bandara Incheon menyatakan total 22,13 juta orang masuk Korsel antara Januari dan Mei. Angka itu naik 11,1 persen dari 19,92 juta pada periode yang sama tahun lalu. Peningkatan tersebut sangat signifikan di kalangan pengunjung asing.
Sementara jumlah warga negara Korea yang kembali ke negara itu meningkat 5,5 persen menjadi 13,12 juta, dan kedatangan asing melonjak 20,4 persen, naik dari 7,49 juta menjadi 9,01 juta.
Baca juga: Kamsahamnida BTS dan ARMY, Busan Cuan! |
Total perjalanan pada 2025 mencapai 98,32 juta, melampaui rekor pra-pandemi sebesar 93,54 juta. Para pejabat optimistis jumlah wisatawan asing tahun ini akan mencapai rekor tertinggi sepanjang masa.
Di antara turis asing yang datang, wisatawan China yang paling banyak. Otoritas imigrasi mencatat kedatangan dari China dan Taiwan menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan.
China dan Taiwan masing-masing menempati peringkat pertama dan kedua dalam tingkat pertumbuhan tahunan di antara pasar sumber utama. Lalu diikuti oleh Jepang (20,1 persen), Amerika Serikat (11,8 persen), dan Vietnam (10,7 persen).
Menggaet Wisatawan Asing Melalui K-Pop
Para pengamat industri mengaitkan peningkatan ini dengan beberapa faktor, termasuk musim liburan musim semi, acara-acara terkait BTS yang diadakan pada bulan Maret dan April. Serta popularitas berkelanjutan dari K-Pop Demon Hunters.
Kondisi nilai tukar won Korea yang lemah juga membantu menarik lebih banyak wisatawan mancanegara. Nilai tukar yang lebih tinggi meningkatkan daya beli mata uang asing, sehingga perjalanan dan pengeluaran di Korea relatif lebih murah bagi pengunjung internasional.
Simak Video "Video K-Talk: Usaha K-Popers Wujudkan Konser K-Pop Ramah Lingkungan"
(sym/fem)