NTT Diguncang Gempa, Wae Rebo Ditutup Sementara

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

NTT Diguncang Gempa, Wae Rebo Ditutup Sementara

Ambrosius Ardin - detikTravel
Minggu, 16 Agu 2026 12:15 WIB
Desa Adat Wae Rebo, Menyaksikan Pesona Wisata Negeri Diatas
Desa adat Wae Rebo (detik)
Jakarta -

Jalur menuju Wae Rebo belum dinyatakan aman setelah gempa M 7,7 mengguncang Flores. Demi keselamatan wisatawan, destinasi wisata di Kabupaten Manggarai, NTT, itu ditutup sementara karena masih ada potensi longsor.

"Potensi longsor karena gempa. Jalur trekking belum dipastikan aman," kata Ketua Lembaga Pelestari Budaya Wae Rebo, Mikael Tonso, Minggu (16/8/2026) pagi, dikutip dari detikBali.

Mikael mengatakan penutupan kunjungan wisatawan telah diberlakukan sejak Sabtu (15/8) pagi, tak lama setelah gempa terjadi. Wae Rebo akan kembali menerima wisatawan setelah pengelola melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap keamanan jalur trekking dan rumah niang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah survei jalur trekking dan pengecekan rumah niang secara menyeluruh, nanti baru akan di-update lagi kapan buka," ujar Mikael.

ADVERTISEMENT

Berada di ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl), Wae Rebo dikenal sebagai 'surga di atas awan'. Destinasi ini memiliki tujuh rumah adat Mbaru Niang yang menjadi ikon desa wisata tersebut.

Selain menawarkan panorama alam, Wae Rebo juga dikenal karena kekayaan budayanya. Wisatawan yang berkunjung dapat menikmati keindahan alam sekaligus merasakan keramahan masyarakat setempat.

Gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang Flores, NTT, pada Sabtu (15/8/2026) pagi. Gempa berpusat di laut dengan kedalaman 15 kilometer, sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, NTT. Guncangan terasa kuat di sejumlah wilayah NTT, NTB, hingga Sulawesi Selatan.

Gempa tersebut juga berdampak pada sejumlah bangunan di Labuan Bajo, termasuk resor dan hotel bintang empat. Para tamu hotel berhamburan keluar, sementara warga di kawasan pesisir turut meninggalkan rumah karena khawatir tsunami.

Hingga Sabtu malam, tercatat 47 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Sejumlah korban lainnya masih dilaporkan tertimbun. Para korban tersebar di sejumlah wilayah di Flores yang terdampak gempa.



(fem/fem)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads