Terjawab Sudah Misteri Arca Semar di Cirebon

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Terjawab Sudah Misteri Arca Semar di Cirebon

Devteo Mahardika - detikTravel
Selasa, 25 Agu 2026 20:15 WIB
Bangunan Arca Pejambon
Misteri arca Semar di Cirebon terjawab (Devteo Mahardika/detikcom)
Cirebon -

Selama bertahun-tahun, sebuah arca berbentuk tokoh pewayangan Semar meninggalkan misteri bagi warga Cirebon. Kini, misteri itu terjawab sudah.

Sebuah batu berbentuk menyerupai sosok Semar meninggalkan misteri bagi warga di Kelurahan Pejambon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Arca Semar itu kerap dikaitkan dengan peninggalan masa lampau. Bahkan arca itu disebut-sebut memiliki hubungan dengan sejarah kerajaan di masa lalu. Namun, misteri mengenai asal-usul arca tersebut mulai menemukan titik terang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon memastikan batu yang selama ini dikenal masyarakat sebagai Arca Semar itu bukan peninggalan sejarah dari masa kerajaan maupun kolonial.

Bukan Peninggalan Sejarah

Menurut penelusuran di lapangan dan keterangan dari sejumlah tokoh masyarakat, benda tersebut justru diketahui merupakan hasil karya manusia yang dibuat pada zaman modern.

ADVERTISEMENT

Subkoordinator Bidang Kebudayaan Disbudpar Kabupaten Cirebon, Iman Hermanto, mengatakan kesimpulan tersebut diperoleh setelah pihaknya melakukan penelusuran terhadap riwayat keberadaan batu, termasuk menggali informasi dari warga yang mengetahui sejarah benda tersebut.

Salah satu informasi penting itu berasal dari Sebat, warga berusia 83 tahun yang disebut mengetahui secara langsung proses pembuatan hingga perpindahan batu tersebut dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

"Temuan Arca Semar ini sudah kami diskusikan dengan tokoh kunci bernama Bapak Sebat. Beliau bukan hanya memberikan informasi, tetapi juga menyatakan sebagai orang yang mengetahui dan terlibat dalam proses membawa batu tersebut," ujar Iman melalui sambungan telepon, Senin (24/8).

Dibuat oleh Warga Setempat

Keterangan Sebat menjadi salah satu petunjuk penting untuk mengungkap misteri batu yang selama ini dianggap memiliki nilai sejarah tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Disbudpar Kabupaten Cirebon, batu berbentuk menyerupai Arca Semar itu diperkirakan dibuat sekitar tahun 1950 oleh masyarakat setempat.

Material batu disebut berasal dari kawasan Sungai Cipager atau Sungai Asem. Setelah dibentuk, benda tersebut kemudian beberapa kali mengalami perpindahan lokasi seiring perkembangan permukiman dan aktivitas masyarakat.

Sekitar tahun 1960, batu tersebut dipindahkan ke kawasan permukiman warga. Beberapa waktu kemudian, benda itu kembali dipindahkan ke kawasan sekitar jalan raya yang lokasinya tidak jauh dari tempat keberadaannya sekarang.

"Dari informasi yang kami dapat, ada satu batu berbentuk Arca Semar yang sempat hilang saat proses perpindahan tersebut," kata Iman.

Riwayat perpindahan itu pula yang membuat keberadaan batu tersebut semakin menarik. Seiring berjalannya waktu, cerita mengenai asal-usulnya berkembang di tengah masyarakat dan membentuk persepsi bahwa benda tersebut merupakan peninggalan dari masa yang jauh lebih tua.

Baru Dibangun Tahun 2000-an

Menariknya, bangunan yang kini menaungi batu tersebut ternyata bukan bagian dari struktur asli sejak awal keberadaannya. Iman menjelaskan, bangunan pelindung atau cungkup baru mulai dibuat sekitar tahun 2000 hingga 2001.

Setelah pembangunan tersebut, batu kembali dipindahkan ke lokasi yang saat ini dikenal masyarakat. Dengan demikian, keberadaan batu, proses pemindahannya, hingga pembangunan cungkup memiliki rentang sejarah yang relatif modern.

Disbudpar Kabupaten Cirebon sebelumnya juga masih menunggu laporan resmi dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah Jawa Barat sebagai bagian dari proses kajian terhadap benda tersebut.

Meski demikian, berdasarkan penelusuran awal yang telah dilakukan, Disbudpar memastikan tidak menemukan indikasi yang menunjukkan batu tersebut berkaitan dengan peninggalan kerajaan ataupun masa kolonial.

"Secara dasar dari hasil kami di lapangan, itu bukan arca peninggalan kerajaan ataupun peninggalan masa kolonial," tegas Iman.

Terungkapnya asal-usul batu tersebut tidak serta-merta membuat keberadaan arca semar itu kehilangan arti bagi masyarakat Pejambon.

Arca Semar Sudah Jadi Cerita Lokal

Disbudpar Kabupaten Cirebon tetap memandang batu tersebut sebagai bagian dari cerita dan sejarah lokal yang layak dihargai. Sebab, nilai sebuah benda dalam kehidupan masyarakat tidak selalu ditentukan oleh usia maupun statusnya sebagai benda cagar budaya.

Bagi warga, batu itu telah menjadi bagian dari ingatan kolektif. Cerita mengenai proses pembuatannya, perpindahannya dari satu tempat ke tempat lain, hingga pembangunan cungkup menjadi bagian dari perjalanan sosial masyarakat setempat selama puluhan tahun.

Karena itu, meskipun tidak dikategorikan sebagai peninggalan sejarah dari masa kerajaan atau kolonial, keberadaan batu tersebut tetap memiliki nilai sosial dan budaya bagi masyarakat Pejambon.

Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keberadaan lokasi tersebut secara proporsional. Bukan karena dianggap sebagai peninggalan kerajaan, melainkan karena di balik batu tersebut terdapat cerita tentang masyarakat, perubahan lingkungan, serta ingatan kolektif warga yang telah berlangsung selama puluhan tahun.


-------

Artikel ini telah naik di detikJabar.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Di Balik Viral Penemuan Candi Raksasa di Kediri"
[Gambas:Video 20detik] (wsw/wsw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads