Pemerintah Amerika Serikat mengeluarkan peringatan bagi warganya yang hendak bepergian ke wilayah Kamboja. Risiko keamanan jadi fokusnya.
Sejumlah wilayah di negara itu dinilai memiliki risiko keamanan, mulai dari kejahatan hingga bahan peledak yang belum meledak. Dalam travel warning yang diterbitkan Selasa (15/9), Kamboja secara umum berada pada Level 2 atau 'Exercise Increased Caution'.
Melansir New York Post, Jumat (18/9/2026) Pemerintah Amerika Serikat meminta warganya untuk meningkatkan kewaspadaan karena adanya risiko kejahatan, kerusuhan, dan unexploded ordnance (UXO). Tapi peringatan tertinggi Level 4 atau 'Do Not Travel' berlaku untuk sejumlah kawasan di sepanjang perbatasan Kamboja dan Thailand.
Warga Amerika Serikat diminta tidak bepergian ke wilayah tersebut karena situasi yang tidak stabil. Sementara itu, warganya yang berada di Phnom Penh diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan.
Peringatan terkait UXO juga berlaku di Battambang, Banteay Meanchey, Pursat, Siem Reap, Pailin, Preah Vihear, dan Kampong Thom.
Bagi warga Amerika Serikat yang tetap bepergian ke Kamboja, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat memberikan imbauan khusus jika menghadapi perampokan. "Jangan melakukan perlawanan secara fisik jika menjadi sasaran perampokan," demikian travel warning tersebut.
Warga Amerika Serikat juga dianjurkan membeli asuransi perjalanan sebelum berangkat. Pemerintah menyarankan untuk memastikan perlindungan tersebut mencakup evakuasi, biaya pengobatan, serta pembatalan perjalanan.
Selain keamanan, aturan narkoba di Kamboja juga menjadi perhatian. Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyebut Kamboja menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap pelanggaran narkoba.
Kepemilikan narkoba dalam jumlah kecil sekalipun dapat menyebabkan pelaku ditangkap dan ditahan. Hukuman bagi pelanggaran narkoba juga dapat sangat berat.
Mereka yang dinyatakan bersalah dapat menghadapi hukuman penjara dalam waktu lama, bahkan hukuman penjara seumur hidup. Sehingga mereka diminta berhati-hati saat menerima minuman dari orang lain.
"Kejahatan yang menargetkan wisatawan sering kali melibatkan minuman yang telah diberi obat. Jangan menerima minuman dari orang asing dan jangan meninggalkan minuman tanpa pengawasan," bunyi peringatan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat.
Peringatan perjalanan tersebut menjadi bagian dari imbauan keamanan yang terus dikeluarkan Pemerintah Amerika Serikat untuk berbagai destinasi. Kamboja sendiri berbatasan dengan Thailand, Vietnam, dan Laos serta secara keseluruhan masih berada pada Level 2 dalam sistem peringatan perjalanan Amerika Serikat.
Simak Video "Video: 6 Negara yang Keluarkan Travel Warning ke Venezuela"
(upd/wsw)