×
Ad

Saat Turis Bule di Bali Asyik Lempar-lemparan Ketupat

Agus Eka Purna Negara - detikTravel
Senin, 28 Sep 2026 19:08 WIB
Tradisi perang tipat bantal di Bali (Agus Eka/detikBali)
Badung -

Setiap tahun, tradisi Aci Tabuh Rah Pengangon atau perang tipat bantal digelar di Bali. Pesertanya tidak hanya warga lokal, tapi juga bule-bule.

Tradisi yang digelar di Desa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali pada Sabtu (26/9) sore itu berlangsung meriah. Ratusan warga yang memadati lokasi tampak antusias dan riang gembira saling melempar ketupat serta bantal ke udara di sepanjang jalan depan pura desa.

Pelaksanaan tradisi itu diawali dengan sembahyang bersama seluruh warga Desa Adat Kapal di depan Pura Desa dan Puseh setempat. Setelah itu, ribuan massa yang didominasi kaum pria kemudian bergerak memadati jalan utama yang telah ditutup sementara.

Sambil bertelanjang dada dan mengenakan pakaian adat khas Bali lengkap dengan udeng, para peserta bersiap membawa amunisi berupa tipat (ketupat) dan bantal (jajanan ketan khas Bali).

Ritual dimulai ketika para pemangku memercikkan tirta suci dan memberikan komando sebagai tanda dimulainya aksi saling lempar. Seketika itu pula, jalanan berubah menjadi arena 'pertempuran' yang riuh dan penuh semangat kebersamaan.

Warga Desa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, Badung merayakan tradisi siat tipat bantal dengan suka cita beberapa waktu lalu. Foto: Agus Eka/detikBali

Massa terbagi dalam kelompok-kelompok yang saling berhadapan, baik laki-laki maupun perempuan. Hujan tipat dan bantal pun berterbangan tinggi di udara, menghiasi langit sore. Tradisi itu semakin bergemuruh dengan iringan gamelan baleganjur yang menggelegar.

Atmosfer kemeriahan tradisi makin membuncah berkat sorak-sorai warga yang saling berbalas lemparan tanpa rasa dendam maupun amarah. Gesekan antarpeserta di arena justru melahirkan gelak tawa dan keakraban yang menyatu erat di tengah keriuhan festival.

Sejumlah turis asing yang berada di lokasi pun tak mau ketinggalan untuk ikut melebur di tengah riuhnya suasana perayaan warga. Keunikan acara ini memikat para wisatawan asing yang hadir, bahkan mendorong sebagian dari mereka untuk ikut bergabung merasakan keseruannya.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah Dmitry, wisatawan asal Rusia yang secara spontan melebur ke dalam barisan. Bersama temannya, ia tampak bersemangat menyelinap di antara kerumunan warga lokal yang sibuk melemparkan jajan ketan dan ketupat ke udara.

Tanpa rasa canggung, ia melemparkan senyum lebar dan menunjukkan antusiasme saat amunisi tradisi tersebut berterbangan di sekelilingnya.

"Ini salah satu perayaan terbaik yang pernah kami hadiri. Ini pertama kalinya dan kami sangat bangga melihat acara ini," kata Dmitry.

Keseruan tradisi lempar tipat bantal ini juga memberikan pengalaman berharga dan kesan mendalam bagi wisatawan asing lainnya. Kehangatan serta keramahan warga lokal yang menyambut para pengunjung membuat suasana tradisi ini terasa makin menyenangkan.

"Tempat ini sangat bagus dan orang-orangnya sangat ramah. Saya sangat senang karena ini pertama kalinya bagi saya," ujar turis asal Ceko, Maria.


---------

Artikel ini telah naik di detikBali.



Simak Video "Video Turis yang Mesum di Halaman Rumah Warga Bali dalam Pengaruh Alkohol"

(wsw/wsw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork