Terungkap, Pembajak Flydubai Diduga Targetkan Ben Gurion

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Terungkap, Pembajak Flydubai Diduga Targetkan Ben Gurion

Muhammad Lugas Pribady - detikTravel
Selasa, 06 Okt 2026 14:07 WIB
A plane, carrying passengers who were on the FlyDubai aircraft bound for Israel from the United Arab Emirates, which was diverted to Saudi Arabia following an emergency signal, arrives at the Ben Gurion International Airport, in Lod, near Tel Aviv, I
Ilustrasi maskapai Flydubai. (REUTERS/Ammar Awad)
Jakarta -

Pesawat Flydubai yang terbang dari Dubai menuju Tel Aviv nyaris menjadi sasaran serangan di udara. Kopilot yang diduga mencoba membajak pesawat itu disebut kemungkinan ingin menjadikan Bandara Ben Gurion di Israel sebagai target.

Melansir CNN, Selasa (6/10/2026), kopilot yang diduga sebagai pelaku diketahui bernama Hamam al-Hammami, warga negara Oman. Dia dituduh menyerang kapten pesawat, Smit Machchhar, menggunakan kapak darurat yang memang tersedia di pesawat.

Serangan itu terjadi saat penerbangan Flydubai FZ1073 berada di perjalanan dari Dubai menuju Tel Aviv pada 30 September 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jaksa Agung UEA, Hamad Saif Al Shamsi, mengatakan Al-Hammami menyerang kapten Smit Machchhar menggunakan kapak pemecah kaca yang tersedia di pesawat. Dia kemudian berusaha mengambil alih kendali penerbangan Flydubai FZ1073 tersebut.

Al Shamsi menyebut upaya pembajakan itu sebagai tindakan terorisme. Hingga kini, Israel belum menemukan hubungan Al-Hammami dengan organisasi teroris yang melatih, mendanai, atau mengatur serangan tersebut.

ADVERTISEMENT

Sejauh ini, diyakini dia melakukan aksinya itu sendiri karena masih belum ditemukan keterkaitan dengan organisasi mana pun.

Ben Gurion Jadi Targetnya

Dugaan Bandara Ben Gurion menjadi target pertama kali dilaporkan Channel 12 News. Pada 30 September, Israel sempat mengerahkan jet tempur setelah mendeteksi pesawat komersial yang menuju wilayahnya dan memberikan sinyal yang mengindikasikan kemungkinan pembajakan.

Belum jelas mengapa al-Hammami menyerang kapten ketika pesawat berada di wilayah udara Arab Saudi jika memang target akhirnya adalah bandara di Israel. Pemerintah UEA kini berusaha mengungkap motif dan bagaimana pelaku bisa melewati sistem keamanan penerbangan.

Dari laporan The Jerusalem Post, Al-Hammami memang telah merencanakan skema tersebut sejak lama. Sebelum berseragam Flydubai, ia juga telah mencoba melamar ke beberapa maskapai untuk melancarkan aksinya itu, hingga ia bekerja di Flydubai.

"Saya mencoba melamar ke semua maskapai. saya merencanakan operasi ini bahkan sebelum diterima oleh perusahaan mana pun, impian saya adalah menabrak Bandara Ben Gurion," kata Al-Hammami.

Sumber lain mengatakan Al-Hammami pernah dikeluarkan dari jalur pekerjaan sebagai pilot di maskapai nasional Oman, Oman Air, karena kekhawatiran terhadap pandangan ekstremnya. Dia kemudian dipindahkan ke pekerjaan di darat.



(upd/fem)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads