Video aksi perkelahian yang melibatkan bule Australia di salah satu motel di Jalan Kayu Jati, Kuta Utara jadi viral di media sosial. Begini kronologinya:
Berdasarkan rekaman video yang ramai beredar, terlihat seorang pria WNA tanpa baju berlari menuju pintu masuk bar, lalu menyerang seorang pria lokal berkemeja putih.
Tiga WNA lain berkaos hitam sempat melerai perkelahian, tapi pria lain berkemeja putih ikut memukul WNA tanpa baju tersebut sebelum akhirnya pelaku ditarik pergi oleh rekan-rekannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari hasil penelusuran, perkelahian itu terjadi pada Kamis (1/10/) sekitar pukul 23.12 Wita. Perkelahian bermula antar sesama WNA di area dalam bar, tapi kericuhan melebar saat sekuriti memisahkan keributan itu dan mengeluarkan para pihak yang bertikai dari dalam bar.
"Pihak sekuriti langsung bertindak merelai dan mengeluarkan para pelaku dari dalam tempat hiburan tersebut. Pria WNA tanpa baju itu malah kembali datang menyerang dan memukul petugas keamanan yang menghadangnya," papar Sukadana.
Kasus itu masih ditangani Polsek Kuta Utara. Polisi sudah meminta keterangan manajemen motel dan mengumpulkan sejumlah data dan bukti-bukti di lokasi kejadian.
Polisi lantas membeberkan kronologi aksi warga negara (WN) Australia yang menyerang petugas keamanan di salah satu motel di Kelurahan Kerobokan Kelod, Bali
Pria asing tanpa baju tersebut nekat menghajar sekuriti secara berulang karena merasa tidak adil saat ia dikeluarkan dari area bar.
"Pria WNA itu emosi karena hanya dirinya yang dikeluarkan, sementara WNA yang jadi lawannya di awal tetap di dalam. Itu yang memicu dia kembali lagi ke dalam dan menyerang petugas sampai memaksa masuk mencari lawannya," kata Kasi Humas Polres Badung Ipda Ni Nyoman Yuni Eltari saat dikonfirmasi, Senin (5/10/2026).
Keributan mencapai puncaknya saat WNA tanpa kaus itu mencoba menerobos masuk bar, melompati tembok tempat hiburan malam. Aksi itu dihalangi sekuriti berkemeja putih hingga ia berujung dapat hadiah pukulan.
Melihat rekannya dipukul, sejumlah satpam lain terpancing lalu membalas aksi kekerasan tersebut untuk mencegah keributan meluas. Aksi saling pukul tersebut akhirnya mereda setelah rekan-rekan WNA Australia itu menyeretnya menjauh dari lokasi ke arah barat.
"WNA itu langsung memukul sekuriti, sehingga rekan-rekan petugas lainnya melakukan tindakan penanganan berlebihan terhadap pria asing itu. Mereka khawatir ganggu pengunjung lain. Setelah itu teman si WNA yang lain ini membawanya pergi dari lokasi," tutur Yuni.
Kata Yuni, belum ada pihak yang mengajukan laporan ke kantor polisi, baik dari manajemen motel maupun korban pemukulan.
"Kami tetap imbau pihak pihak-pihak korban kekerasan segera laporan agar proses hukum bisa berjalan," kata Yuni.
--------
Artikel ini telah naik di detikBali, bisa dibaca selengkapnya di sini dan di sini.










































