Backpacker Bersama Anak, Kenapa Tidak?
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Backpacker Bersama Anak, Kenapa Tidak?

- detikTravel
Rabu, 18 Jan 2012 13:38 WIB
Backpacker Bersama Anak, Kenapa Tidak?
thinkstock.com
Indonesia, DKI Jakarta, Jakarta - Siapa bilang anak Anda tidak bisa diajak bertualang bersama. Backpacker bersama anak-anak, tetap seru kok. Asalkan, Anda ikuti tips dan triknya.

detikTravel, Rabu (18/1/2012) menyusun 5 tips bertualang bersama anak yang bisa Anda tiru berikut ini:

1. Rencanakan perjalanan bersama anak

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petualangan bersama anak, tentu akan berbeda dibandingkan mengajak sesama orang dewasa. Ajak anak Anda berbincang soal rencana perjalanan, agar dia pun mendapatkan bayangan soal tempat tujuan. Anda bisa tanya, apa yang kira-kira anak Anda minati dari petualangan kali ini. Sehingga, Anda bisa menyusun perjalanan yang juga bisa anak Anda nikmati.

Taman, kebun binatang, museum, waterpark, taman hiburan adalah beberapa tempat yang bisa dinikmati semua angota keluarga. Tapi, pantai dan gunung pun bisa tetap seru. Intinya semua didiskusikan lewat komunikasi yang baik.

2. Bawa barang kesukaannya

Perjalanan bus, kereta atau pesawat sekalipun bisa membosankan. Bawalah mainan atau buku kesukaan anak Anda, agar si kecil bisa mengusir kebosanan. Tapi ingat, tidak perlu banyak-banyak untuk mengurangi risiko tertinggal atau hilang.

3. Obat-obatan jangan lupa

Sedia payung sebelum hujan. Buat berjaga-jaga, bawalah semua obat-obatan yang biasa dikonsumsinya. Di dalam perjalanan, belum tentu Anda menemukan obat yang sama dengan yang dimiliki di rumah. Nekat membeli obat belum tentu cocok untuk si kecil dan malah bisa menambah masalah.

4. Sedikit tempat tapi berkualitas

Itenerary perjalanan akan sangat menentukan kualitas petualangan Anda bersama si kecil. Sabar-sabar ya, kemampuan fisiknya tidak seperti Anda. 3 Tempat dalam satu hari sudah sangat bagus untuk mobilitas dia.

Lebih baik, Anda menentukan sedikit tempat saja dalam sehari untuk dikunjungi, namun waktu di masing-masing tempat lebih lama dan berkualitas. Wisata model stop and go tidak dianjurkan. Stamina si kecil bisa habis.

5. Cari tempat yang ramah anak

Anda tidak mungkin pergi ke kawasan hiburan dewasa bersama anak kecil. Anda pun mustahil makan minum di bar, pub dengan si kecil.

Perhatikan betul tempat tujuan Anda. Baik itu destinasi wisata, restoran dan hotel sekalipun, harus ramah lingkungan untuk anak Anda. Jangan pergi ke tempat hiburan malam, makan minum di tempat dengan minuman keras, hotel backpacker yang sepaket dengan bar, atau lingkungan orang dewasa yang mungkin menakutkan untuk anak Anda.

6. Perhatikan jam istirahat anak

Anak-anak memiliki ritme tubuh yang berbeda dengan orang dewasa. Terkadang mereka butuh tidur siang. Mereka pun tidur lebih awal dari orang dewasa. Jangan paksakan si kecil bertualang seharian penuh sampai larut malam. Risikonya anak Anda kelelahan atau bahkan sakit.

Jika anak Anda biasa tidur siang, akali dengan pergi ke taman atau tempat lain dimana dia bisa beristirahat. Gelar alas duduk di rumput yang teduh, anak Anda tidur siang sejenak tapi Anda tetap bisa menikmati suasana.

7. Ingat, anak punya minat berbeda

Menara Eiffel, atau Jembatan Ampera mungkin seru untuk Anda, tapi mungkin si kecil malah lebih tertarik dengan perjalanan kereta api bawah tanah atau malah naik delman. Ingat ya, anak memiliki minat dan ketertarikan berbeda dengan orang dewasa.

Pahami minat dan ketertarikannya, dan coba agendakan dalam liburan Anda. Jika transportasi seru buat si kecil, tur bus sightseeing seperti di Solo atau Singapura, patut dicoba. Anda juga tetap dapat pengalaman seru, bukan?

Sudah siap mengikuti tips di atas? Backpacker untuk si kecil, akan menjadi pengalaman yang sangat berharga dalam hidupnya. Tetap ingat dengan prinsip utama, liburan harus bisa dinikmati semua anggota keluarga. Kan, ini adalah liburan milik si kecil juga.
(gst/gst)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads