8 Cara Agar Duduk Sendirian di Kendaraan Umum

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

8 Cara Agar Duduk Sendirian di Kendaraan Umum

Faela Shafa - detikTravel
Rabu, 14 Agu 2013 10:25 WIB
8 Cara Agar Duduk Sendirian di Kendaraan Umum
Jakarta - Tak ada yang mau berhimpitan di kereta, mobil, bus atau pesawat. Beberapa traveler bahkan berharap tak ada orang di sebelah bangkunya agar lebih lega. Mereka punya 8 cara agar bangku di sebelah tetap kosong.

Mendapati bangku sebelah kosong saat jalan-jalan dengan kereta atau mobil akan membuat liburan Anda lebih leluasa. Dari Huffington Post, Selasa (13/8/2013), ada 8 hal yang membuat orang malas duduk di sebelah Anda:

1. Traveling dengan anak yang rewel

(Huffington Post)
Tidak ada yang tahan dengan anak yang rewel di sepanjang perjalanan. Terlebih jika anak tersebut mulai meronta dan menendang-nendang sekitarnya. Kadang anak rewel ini bisa jadi tameng jika ingin menghindari punya teman sebangku saat di perjalanan.

2. Buka sepatu

(Huffington Post)
Membuka sepatu dan membebaskan kaki telanjang Anda mungkin jadi kegiatan yang menyenangkan. Namun ini hanya bagi diri Anda saja, tidak bagi orang lain.

Kebanyakan orang jijik dengan kaki yang baru saja terbebas dari sepatu. Karena biasanya, kaki yang baru lepas dari sepatu mengeluarkan bau yang tidak sedap. Tak ingin tersiksa, orang lain pun akan memilih tempat duduk lain, selain di sebelah Anda.

3. Sakit

(Huffington Post)
Batuk dan pilek adalah penyakit yang paling sering menyerang traveler. Jika ada yang sedang terserang penyakit tersebut, iapun terisolasi dengan sendirinya. Cara membuat teman sebelah Anda kabur pun mudah.

Cukup gunakan masker dan bawa banyak tisu, kemudian batuk dan menarik nafas dengan susah payah selama beberapa kali. Otomatis tidak ada yang mau duduk di sebelah Anda.

4. Telpon terus-menerus

(Huffington Post)
Bayangkan betapa menyebalkannya jika harus duduk di sebelah orang yang terus-terusan ngoceh sepanjang jalan. Apalagi jika ia menelepon sambil tertawa dan bersuara keras. Jika ingin duduk sendiri dan mendapat tatapan kesal plus aneh dari orang sekitar Anda, berteleponan saja sepanjang perjalanan.

5. Buka baju

(Huffington Post)
Ini hanya berlaku bagi traveler laki-laki. Siapa yang tidak jijik jika mendapati teman sebangkunya sedang bertelanjang dada. Sebagus apapun tubuh mereka, tetap saja risih jika ada yang buka baju di tempat umum. Apalagi jika kendaraannya cukup panas dan membuat orang itu berkeringat. Waduh!

6. Konsumsi makanan berbau

(Huffington Post)
Bawang, petai, jengkol dan beragam makanan berbau lainnya otomatis membuat orang sekitar pergi dengan sendirinya. Jika ingin tebal muka demi dapat kursi kosong, makan saja makanan yang berbau menyengat sebelum atau saat traveling.

7. Ketiduran

(Huffington Post)
Mendapati teman sebelah Anda menyender di bahu saat ketiduran sungguh menyebalkan. Anda tidak bisa bergerak, lalu lama-lama bahu pun jadi kesemuatan. Tertidur dengan seenaknya, maka teman sebelah Anda pun akan hengkang. Jika ingin lebih maksimal, jangan lupa tambahkan dengan suara mendengkur yang tak enak didengar.

8. Berisik dan terlalu ramah

(Huffington Post)
Mendengarkan musik sambil menghentak-hentakkan kepala, atau sambil mengikuti lagu dengan suara yang fals. Selain berisik, hal lain yang akan membuat orang lain pindah tempat duduk adalah terlalu ramah. Ini bisa berarti hampir sepanjang perjalanan Anda akan mengajak ngobrol orang sebelah. Dijamin orang sebangku akan pindah!
Halaman 2 dari 9
Tidak ada yang tahan dengan anak yang rewel di sepanjang perjalanan. Terlebih jika anak tersebut mulai meronta dan menendang-nendang sekitarnya. Kadang anak rewel ini bisa jadi tameng jika ingin menghindari punya teman sebangku saat di perjalanan.

Membuka sepatu dan membebaskan kaki telanjang Anda mungkin jadi kegiatan yang menyenangkan. Namun ini hanya bagi diri Anda saja, tidak bagi orang lain.

Kebanyakan orang jijik dengan kaki yang baru saja terbebas dari sepatu. Karena biasanya, kaki yang baru lepas dari sepatu mengeluarkan bau yang tidak sedap. Tak ingin tersiksa, orang lain pun akan memilih tempat duduk lain, selain di sebelah Anda.

Batuk dan pilek adalah penyakit yang paling sering menyerang traveler. Jika ada yang sedang terserang penyakit tersebut, iapun terisolasi dengan sendirinya. Cara membuat teman sebelah Anda kabur pun mudah.

Cukup gunakan masker dan bawa banyak tisu, kemudian batuk dan menarik nafas dengan susah payah selama beberapa kali. Otomatis tidak ada yang mau duduk di sebelah Anda.

Bayangkan betapa menyebalkannya jika harus duduk di sebelah orang yang terus-terusan ngoceh sepanjang jalan. Apalagi jika ia menelepon sambil tertawa dan bersuara keras. Jika ingin duduk sendiri dan mendapat tatapan kesal plus aneh dari orang sekitar Anda, berteleponan saja sepanjang perjalanan.

Ini hanya berlaku bagi traveler laki-laki. Siapa yang tidak jijik jika mendapati teman sebangkunya sedang bertelanjang dada. Sebagus apapun tubuh mereka, tetap saja risih jika ada yang buka baju di tempat umum. Apalagi jika kendaraannya cukup panas dan membuat orang itu berkeringat. Waduh!

Bawang, petai, jengkol dan beragam makanan berbau lainnya otomatis membuat orang sekitar pergi dengan sendirinya. Jika ingin tebal muka demi dapat kursi kosong, makan saja makanan yang berbau menyengat sebelum atau saat traveling.

Mendapati teman sebelah Anda menyender di bahu saat ketiduran sungguh menyebalkan. Anda tidak bisa bergerak, lalu lama-lama bahu pun jadi kesemuatan. Tertidur dengan seenaknya, maka teman sebelah Anda pun akan hengkang. Jika ingin lebih maksimal, jangan lupa tambahkan dengan suara mendengkur yang tak enak didengar.

Mendengarkan musik sambil menghentak-hentakkan kepala, atau sambil mengikuti lagu dengan suara yang fals. Selain berisik, hal lain yang akan membuat orang lain pindah tempat duduk adalah terlalu ramah. Ini bisa berarti hampir sepanjang perjalanan Anda akan mengajak ngobrol orang sebelah. Dijamin orang sebangku akan pindah!

(shf/shf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads