5 Tips Makan Ala Warga Lokal

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

5 Tips Makan Ala Warga Lokal

- detikTravel
Selasa, 03 Des 2013 08:51 WIB
5 Tips Makan Ala Warga Lokal
(Thinkstock)
Jakarta -

1. Cari informasi

(Thinkstock)
Sebelum berangkat ke negara tujuan, cari dulu informasi soal aneka kuliner otentik lokal. Apakah itu Tom Yum di Bangkok, Laksa di Singapura, atau Nasi Lemak di Malaysia. Setelah itu, cari lokasi makan yang terkenal paling enak dan diminati warga lokal.

Selain makanan, jangan lupa cari info soal camilan dan minuman khas setempat. Cari tahu pula apa menu mereka untuk 3 kali makan. Misal kalau traveling ke Yogya, Anda bisa makan pecel untuk sarapan dan gudeg untuk makan siang. Untuk makan malam, bakmi Jawa juaranya.

2. Tanya warga lokal

(Thinkstock)
Siapa yang paling tahu soal kuliner lokal? Tentu saja warga setempat! Tak perlu tanya ke sembarang orang, Anda bisa bertanya kepada supir taksi atau kendaraan umum yang sedang Anda naiki. Kalau duduk bersebelahan dengan warga lokal, tak ada salahnya mengobrol dan bertanya soal kuliner.

Tanyakan pula, di mana tempat makan rekomendasi mereka untuk menu otentik setempat. Kalau tak puas bertanya pada satu orang, Anda bisa bertanya kepada beberapa orang lainnya.

3. Makanan pinggir jalan

(Thinkstock)
Pada dasarnya makanan pinggir jalan tak diciptakan untuk turis, melainkan untuk warga setempat. Nah, oleh karena itulah Anda wajib mencicipi aneka makanan pinggir jalan!

Bangkok, Hanoi dan Penang adalah tiga kota di Asia Tenggara yang terkenal punya makanan pinggir jalan super nikmat. Kalau di Indonesia, jangan ditanya. Anda bisa mendapati banyak makanan pinggir jalan murah dan enak di Bandung, Malang, Yogya, Solo, Medan, Aceh, dan masih banyak kota lainnya.

4. Festival dan pameran

(Thinkstock)
Festival atau pameran adalah tempat yang baik mengenal kuliner lokal. Apalagi kalau festival itu berkaitan dengan budaya dan kuliner, Anda bisa mencicipi aneka makanan otentik khas lokal. Ssst, warga lokal juga menyambangi festival atau pameran untuk membeli makanan!

Traveler juga bisa mengobrol langsung dengan para pembuat makanan itu. Soal bahan makanan, bagaimana proses pembuatannya, kapan waktu yang tepat untuk memakannya.

5. Tur kuliner

(Thinkstock)
Traveler akan dengan mudah menemukan tur kuliner di banyak kota. Tak ada salahnya, karena Anda akan menyambangi berbagai tempat untuk mencicipi aneka makanan.

Selain tempat-tempat makan, Anda juga akan diajak ke pasar tradisional dan makanan kaki lima. Seru!
Halaman 2 dari 6
Sebelum berangkat ke negara tujuan, cari dulu informasi soal aneka kuliner otentik lokal. Apakah itu Tom Yum di Bangkok, Laksa di Singapura, atau Nasi Lemak di Malaysia. Setelah itu, cari lokasi makan yang terkenal paling enak dan diminati warga lokal.

Selain makanan, jangan lupa cari info soal camilan dan minuman khas setempat. Cari tahu pula apa menu mereka untuk 3 kali makan. Misal kalau traveling ke Yogya, Anda bisa makan pecel untuk sarapan dan gudeg untuk makan siang. Untuk makan malam, bakmi Jawa juaranya.

Siapa yang paling tahu soal kuliner lokal? Tentu saja warga setempat! Tak perlu tanya ke sembarang orang, Anda bisa bertanya kepada supir taksi atau kendaraan umum yang sedang Anda naiki. Kalau duduk bersebelahan dengan warga lokal, tak ada salahnya mengobrol dan bertanya soal kuliner.

Tanyakan pula, di mana tempat makan rekomendasi mereka untuk menu otentik setempat. Kalau tak puas bertanya pada satu orang, Anda bisa bertanya kepada beberapa orang lainnya.

Pada dasarnya makanan pinggir jalan tak diciptakan untuk turis, melainkan untuk warga setempat. Nah, oleh karena itulah Anda wajib mencicipi aneka makanan pinggir jalan!

Bangkok, Hanoi dan Penang adalah tiga kota di Asia Tenggara yang terkenal punya makanan pinggir jalan super nikmat. Kalau di Indonesia, jangan ditanya. Anda bisa mendapati banyak makanan pinggir jalan murah dan enak di Bandung, Malang, Yogya, Solo, Medan, Aceh, dan masih banyak kota lainnya.

Festival atau pameran adalah tempat yang baik mengenal kuliner lokal. Apalagi kalau festival itu berkaitan dengan budaya dan kuliner, Anda bisa mencicipi aneka makanan otentik khas lokal. Ssst, warga lokal juga menyambangi festival atau pameran untuk membeli makanan!

Traveler juga bisa mengobrol langsung dengan para pembuat makanan itu. Soal bahan makanan, bagaimana proses pembuatannya, kapan waktu yang tepat untuk memakannya.

Traveler akan dengan mudah menemukan tur kuliner di banyak kota. Tak ada salahnya, karena Anda akan menyambangi berbagai tempat untuk mencicipi aneka makanan.

Selain tempat-tempat makan, Anda juga akan diajak ke pasar tradisional dan makanan kaki lima. Seru!

(shf/shf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads