7 Tips Traveling untuk Pengantin Baru

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

7 Tips Traveling untuk Pengantin Baru

- detikTravel
Selasa, 21 Jan 2014 08:48 WIB
7 Tips Traveling untuk Pengantin Baru
Jakarta -

1. Samakan tujuan liburan

(Thinkstock)
Meski sudah berstatus suami istri, pengantin baru tetaplah dua individu yang berbeda. Masing-masing memiliki minat sendiri perihal ketertarikan destinasi wisata.

Agar kebersamaan terus terbangun, cobalah komunikasikan dengan pasangan tentang minat liburan. Utarakan destinasi macam apa yang Anda berdua inginkan. Baru kemudian tentukan destinasi yang cocok.

2. Buat itinerary bersama

(Thinkstock)
Ingat, ini bukanlah perjalanan sendiri. Kini, Anda akan pergi bersama pasangan hidup. Nilai-nilai kebersamaan tentu dijunjung tinggi.

Jangan ceroboh dengan nekat membuat rencana perjalanan sendirian. Ini berakibat tidak baik karena pasangan akan merasa tidak dihargai pendapatnya. Untuk itu, buatlah itinerary bersama-sama agar keinginan berdua bisa terpenuhi.

3. Kalahkan ego dengan menghargai dia

(Thinkstock)
Setiap orang memiliki pendapat sendiri, begitu pula dengan pasangan. Jika ia mengutarakan pendapat dan masukan soal perjalanan, dengarkanlah. Tahan ego dengan sikap tidak ingin menang sendiri. Ini adalah salah satu wujud menghargai pasangan.

4. Tak ada salahnya memilih destinasi sepi

(Thinkstock)
Kebanyakan pengantin baru umumnya ingin pergi ke tempat yang sepi, yang hanya ada Anda berdua saja. Jadi, tak ada salahnya untuk mencoba datang ke destinasi sepi.

5. Bujet dipegang satu orang

(Thinkstock)
Dalam rumah tangga, ada baiknya uang bersama dipegang satu orang, bisa di suami atau istri saja. Gunakanlah uang ini untuk segala keperluan selama liburan. Ada baiknya dompet yang digunakan pun terpisah agar uang pribadi dan uang bersama tak bercampur.

6. Lebih sabar

(Thinkstock)
Setiap traveler yang pergi berpasangan harus punya sikap yang lebih pengertian dan sabar. Lagi-lagi Anda harus ingat kalau tidak sedang jalan-jalan sendirian. Anda membawa seseorang yang spesial yang harus lebih dimengerti dan lebih sabar dalam segala hal.

Untuk pria, Anda diharap lebih pengertian menghadapi istri. Dengarlah baik-baik apa yang dia ingingkan, kalau ada masalah selesaikan dengan kepala dingin. Apalagi kalau istri Anda berlama-lama saat berbelanja. Anda harus mengerti kalau wanita memang gemar berbelanja dan lebih lama memilih barang.

Bagi wanita, traveling adalah perjalanan yang menguras stamina, waktu, dan juga biaya. Anda sebaiknya lebih sabar saat menemui tiap rintangan yang dijumpai ketika traveling, seperti cuaca yang sangat terik atau trek perjalanan yang tak mulus.

7. Nikmati perjalanan

(Thinkstock)
Terakhir nikmati perjalanan. Sebesar apapun rintangan yang hadir, cobalah hadapi dengan senyuman dan nikmati perjalanan. Ingat ini adalah perjalanan perdana Anda bersama orang terkasih sebagai pengantin baru. Tak ada yang lebih menyenangkan selain bisa pergi dan menikmati waktu bersama orang terkasih.
Halaman 2 dari 8
Meski sudah berstatus suami istri, pengantin baru tetaplah dua individu yang berbeda. Masing-masing memiliki minat sendiri perihal ketertarikan destinasi wisata.

Agar kebersamaan terus terbangun, cobalah komunikasikan dengan pasangan tentang minat liburan. Utarakan destinasi macam apa yang Anda berdua inginkan. Baru kemudian tentukan destinasi yang cocok.

Ingat, ini bukanlah perjalanan sendiri. Kini, Anda akan pergi bersama pasangan hidup. Nilai-nilai kebersamaan tentu dijunjung tinggi.

Jangan ceroboh dengan nekat membuat rencana perjalanan sendirian. Ini berakibat tidak baik karena pasangan akan merasa tidak dihargai pendapatnya. Untuk itu, buatlah itinerary bersama-sama agar keinginan berdua bisa terpenuhi.

Setiap orang memiliki pendapat sendiri, begitu pula dengan pasangan. Jika ia mengutarakan pendapat dan masukan soal perjalanan, dengarkanlah. Tahan ego dengan sikap tidak ingin menang sendiri. Ini adalah salah satu wujud menghargai pasangan.

Kebanyakan pengantin baru umumnya ingin pergi ke tempat yang sepi, yang hanya ada Anda berdua saja. Jadi, tak ada salahnya untuk mencoba datang ke destinasi sepi.

Dalam rumah tangga, ada baiknya uang bersama dipegang satu orang, bisa di suami atau istri saja. Gunakanlah uang ini untuk segala keperluan selama liburan. Ada baiknya dompet yang digunakan pun terpisah agar uang pribadi dan uang bersama tak bercampur.

Setiap traveler yang pergi berpasangan harus punya sikap yang lebih pengertian dan sabar. Lagi-lagi Anda harus ingat kalau tidak sedang jalan-jalan sendirian. Anda membawa seseorang yang spesial yang harus lebih dimengerti dan lebih sabar dalam segala hal.

Untuk pria, Anda diharap lebih pengertian menghadapi istri. Dengarlah baik-baik apa yang dia ingingkan, kalau ada masalah selesaikan dengan kepala dingin. Apalagi kalau istri Anda berlama-lama saat berbelanja. Anda harus mengerti kalau wanita memang gemar berbelanja dan lebih lama memilih barang.

Bagi wanita, traveling adalah perjalanan yang menguras stamina, waktu, dan juga biaya. Anda sebaiknya lebih sabar saat menemui tiap rintangan yang dijumpai ketika traveling, seperti cuaca yang sangat terik atau trek perjalanan yang tak mulus.

Terakhir nikmati perjalanan. Sebesar apapun rintangan yang hadir, cobalah hadapi dengan senyuman dan nikmati perjalanan. Ingat ini adalah perjalanan perdana Anda bersama orang terkasih sebagai pengantin baru. Tak ada yang lebih menyenangkan selain bisa pergi dan menikmati waktu bersama orang terkasih.

(ptr/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads