5 Tips Traveling ke Papua

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Papua

5 Tips Traveling ke Papua

- detikTravel
Kamis, 04 Des 2014 15:35 WIB
5 Tips Traveling ke Papua
Wamena - Traveler mana yang tidak ingin bertualang ke Papua? Pulau berjuluk 'Mutiara Hitam' ini memang punya alam yang sangat mempesona, khususnya wisata bahari. Namun sebelum traveling ke Papua, simak dulu 5 tips ini.

Cari informasi sebanyak-banyaknya soal traveling di Papua, hingga patuhi peraturan yang ada. Dikumpulkan oleh detikTravel dari berbagai sumber, Kamis (4/12/2014), inilah 5 tips traveling ke Papua yang berguna:

1. Cari informasi selengkap mungkin

(Andhy Marpaung/d'Traveler)
Sebelum traveling, tidak ada salahnya untuk mencari informasi selengkap mungkin, termasuk traveling ke Papua. Tenang saja, riset soal destinasi di tempat tujuan tidak akan mengurangi unsur 'surprise,' malah akan banyak membantu kita.

Mulai dari transportasi ke sana, biaya penginapan, makan sampai urusan lain harus dicari tahu berapa nilainya. Jangan lupa cari informasi mengenai adat dan kebiasaan tempat. Hal itu termasuk apa yang perlu kita mengeluarkan uang atau tidak.

Contohnya saja begini, di Wamena, Papua, ada biaya yang perlu dibayar apabila kita memotret orang yang menggunakan koteka. Itu merupakan salah satu 'aturan' wisata tidak tertulis yang ada di Papua sana. Kalau sudah tahu sebelumnya, kita bisa mengantisipasinya.

2. Pergunakan pemandu atau operator lokal

(Elvis Rinto/d'Traveler)
Bagi Anda yang adalah traveler solo, traveling sendiri ke Papua mungkin sulit, tapi bukan tidak bisa. Biaya transportasi di Papua mungkin adalah salah satu yang paling mahal di Papua. Mempergunakan jasa pemandu atau operator lokal dapat sangat membantu.

Operator wisata dapat mengakomodir banyak orang sekali jalan untuk menekan biaya. Lagi mereka juga sudah paham akan aturan, lokasi, hingga rahasia Papua yang orang luar tidak tahu. Toh Anda juga bisa dapat banyak hal dengan pemandu lokal.

3. Bersikap ramah

(Afif/detikTravel)
Bersikap ramah menjadi aturan utama tidak tertulis saat sedang traveling, termasuk ke Papua. Apabila kita ramah dan hormat dengan masyarakat lokal Papua, sudah tentu mereka juga akan ramah kepada kita. Mungkin saja kita akan mendapat bantuan secara cuma-cuma.

4. Patuhi peraturan setempat

(Fitraya/detikTravel)
Lain ladang lain belalang, ada peraturan tertentu yang harus dipatuhi di Papua. Peraturan yang paling umum adalah soal foto di Wamena. Adakalanya Anda perlu meminta izin terlebih dahulu ke warga lokal yang bersangkutan sebelum mengambil foto.

Aturan umum lain seperti berpakaian sopan, jangan berlebihan, hingga sopan juga sebaiknya Anda lakukan. Tidak ada salahnya untuk mematuhi aturan yang ada, baik tertulis atau tidak. Semua untuk kemudahan kita juga.

5. Bawa permen

(Thinkstock)
Masyarakat Papua, khususnya anak-anak, selalu memandang turis sebagai 'orang berlebih.' Kalau seandainya ada orang dewasa yang meminta uang, mungkin masih bisa kita tolak, tapi kalau anak-anak? Kuncinya adalah jangan lupa bawa permen.

Selain lebih murah dan menyenangkan, permen juga sangat disenangi oleh anak-anak Papua. Jangan kaget kalau Anda bakal dikerumuni anak-anak Papua ketika mampir ke suatu tempat. Berbagi rasa manis melalui permen sudah cukup kok. Semoga tipsnya berguna!
Halaman 2 dari 6
Sebelum traveling, tidak ada salahnya untuk mencari informasi selengkap mungkin, termasuk traveling ke Papua. Tenang saja, riset soal destinasi di tempat tujuan tidak akan mengurangi unsur 'surprise,' malah akan banyak membantu kita.

Mulai dari transportasi ke sana, biaya penginapan, makan sampai urusan lain harus dicari tahu berapa nilainya. Jangan lupa cari informasi mengenai adat dan kebiasaan tempat. Hal itu termasuk apa yang perlu kita mengeluarkan uang atau tidak.

Contohnya saja begini, di Wamena, Papua, ada biaya yang perlu dibayar apabila kita memotret orang yang menggunakan koteka. Itu merupakan salah satu 'aturan' wisata tidak tertulis yang ada di Papua sana. Kalau sudah tahu sebelumnya, kita bisa mengantisipasinya.

Bagi Anda yang adalah traveler solo, traveling sendiri ke Papua mungkin sulit, tapi bukan tidak bisa. Biaya transportasi di Papua mungkin adalah salah satu yang paling mahal di Papua. Mempergunakan jasa pemandu atau operator lokal dapat sangat membantu.

Operator wisata dapat mengakomodir banyak orang sekali jalan untuk menekan biaya. Lagi mereka juga sudah paham akan aturan, lokasi, hingga rahasia Papua yang orang luar tidak tahu. Toh Anda juga bisa dapat banyak hal dengan pemandu lokal.

Bersikap ramah menjadi aturan utama tidak tertulis saat sedang traveling, termasuk ke Papua. Apabila kita ramah dan hormat dengan masyarakat lokal Papua, sudah tentu mereka juga akan ramah kepada kita. Mungkin saja kita akan mendapat bantuan secara cuma-cuma.

Lain ladang lain belalang, ada peraturan tertentu yang harus dipatuhi di Papua. Peraturan yang paling umum adalah soal foto di Wamena. Adakalanya Anda perlu meminta izin terlebih dahulu ke warga lokal yang bersangkutan sebelum mengambil foto.

Aturan umum lain seperti berpakaian sopan, jangan berlebihan, hingga sopan juga sebaiknya Anda lakukan. Tidak ada salahnya untuk mematuhi aturan yang ada, baik tertulis atau tidak. Semua untuk kemudahan kita juga.

Masyarakat Papua, khususnya anak-anak, selalu memandang turis sebagai 'orang berlebih.' Kalau seandainya ada orang dewasa yang meminta uang, mungkin masih bisa kita tolak, tapi kalau anak-anak? Kuncinya adalah jangan lupa bawa permen.

Selain lebih murah dan menyenangkan, permen juga sangat disenangi oleh anak-anak Papua. Jangan kaget kalau Anda bakal dikerumuni anak-anak Papua ketika mampir ke suatu tempat. Berbagi rasa manis melalui permen sudah cukup kok. Semoga tipsnya berguna!

(aff/aff)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads