Mau Traveling Gratis? Ini 6 Caranya

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Mau Traveling Gratis? Ini 6 Caranya

- detikTravel
Minggu, 18 Jan 2015 16:09 WIB
Mau Traveling Gratis? Ini 6 Caranya
(Thinkstock)
Jakarta - Bisa traveling kemana-mana merupakan impian setiap traveler. Untuk kamu traveler yang suka petualangan dan hal baru, ada beberapa cara untuk traveling tanpa biaya alias gratis. Simak dulu 6 caranya.

Mulai dari mengajar bahasa Inggris, sampai bercocok tanam di sawah, beberapa cara untuk kamu traveling gratis. Dikumpulkan oleh detikTravel dari berbagai sumber, Minggu (18/1/2015) ini dia 6 cara untuk traveling gratis:

1. Ikut couchsurfing

(Thinkstock)
Mungkin Anda pernah mendengar website bernama Couchsurfing sebelumnya. Couchsurfing merupakan sebuah situs berskala global, dimana kamu dapat menemukan 'tempat tinggal' di suatu kota secara gratis. Ya, gratis tanpa biaya!

Intinya, kamu dapat melihat sejumlah 'couchsurfer' atau penyedia tempat tinggal di websitenya. Kamu cukup bikin akun, cari tahu 'couchsurfer' melalui reviewnya, dan memulai obrolan soal ketersediaan mereka. Tidak jarang para couchsurfer juga menawarkan berbagai bantuan.

2. Menjadi sukarelawan

(Thinkstock)
Untuk kamu yang berjiwa sosial dan berdedikasi tinggi, 'volunteering' atau tenaga suka rela dapat dilakukan untuk bisa traveling gratis. Ada berbagai kesempatan 'volunteering' di berbagai belahan dunia. Kamu bisa cari mana yang sesuai dengan keahlian kamu.

Dengan jadi tenaga suka rela, kamu bisa berkarya di suatu tempat, dan diberi akomodasi serta makanan gratis. Coba saja cek website seperti 'Global Volunteer Network.' Apabila masih kuliah, coba juga 'Voluntourism' yang menggabungkan konsep volunteer dan traveling.

3. Menjadi penjaga rumah atau housesitting

(Thinkstock)
Cara berikutnya untuk bisa traveling gratis adalah dengan 'housesitting.' Sesuai namanya, tugas kamu adalah untuk menjaga rumah dari sang pemilik yang sedang pergi. Cara ini memang membuat kamu tidak bisa traveling jauh dari rumah si pemilik, tapi toh tetap bisa traveling.

Dengan 'housesitting,' kamu bisa traveling ke negara pemilik rumah yang kamu pilih. Kamu dituntut untuk menjaga peliharaan dan rumah, serta menjalin komunikasi dengan sang pemilik rumah. Intinya adalah dedikasi dan tanggung jawab.

4. Bekerja

(Thinkstock)
WWOOFing atau 'Willing Workers on Organic Farms, merupakan salah satu cara unik untuk bisa traveling gratis. Kamu bisa bekerja di ladang dengan imbalan makanan dan tempat tinggal gratis! Cocok untuk kamu yang suka alam dan pekerja keras.

Kamu akan diminta untuk bekerja di ladang, setidaknya empat sampai enam jam sehari. Asyiknya, lokasi ladang biasanya ada di tempat yang indah seperti Italia, atau bahkan di bagian timur Indonesia. Cek saja website seperti WWOOF untuk mendapat informasi lebih lanjut.

5. Minta tebengan gratis

(Thinkstock)
Hitchhiking atau minta tebengan gratis mungkin merupakan sesuatu yang belum umum di Indonesia, namun cukup populer di luar negeri seperti Selandia Baru. Maksud dari 'hitchhiking' adalah meminta tebengan gratis untuk menghemat pengeluaran transportasi.

Untuk kamu yang perempuan, tentu 'hitchhiking' lebih aman jika dilakukan minimal berdua. Adapun 'hitchhiking' hanya mengandalkan kepercayaan saja, dan belum tentu bisa dipraktekkan di semua negara tujuan kamu. Tapi tidak ada salahnya mencoba.

6. Mengajar Bahasa Inggris

(Thinkstock)
Salah satu keuntungan dari menguasai Bahasa Inggris adalah, kamu bisa traveling gratis ke mana saja. Sejatinya, Bahasa Inggris digunakan oleh hampir semua negara di dunia. Ada banyak kesempatan untuk traveling sambil menjadi pengajar Bahasa Inggris.

Dengan jadi tenaga pengajar Bahasa Inggris, kamu akan dibayar, sekalipun jumlahnya tentu tidak besar. Tapi dengan dapat pemasukan dari mengajar Bahasa Inggris, kan kamu juga bisa traveling. Ada banyak negara Asia yang menawarkan pekerjaan sebagai guru Bahasa Inggris. Coba saja!
Halaman 2 dari 7
Mungkin Anda pernah mendengar website bernama Couchsurfing sebelumnya. Couchsurfing merupakan sebuah situs berskala global, dimana kamu dapat menemukan 'tempat tinggal' di suatu kota secara gratis. Ya, gratis tanpa biaya!

Intinya, kamu dapat melihat sejumlah 'couchsurfer' atau penyedia tempat tinggal di websitenya. Kamu cukup bikin akun, cari tahu 'couchsurfer' melalui reviewnya, dan memulai obrolan soal ketersediaan mereka. Tidak jarang para couchsurfer juga menawarkan berbagai bantuan.

Untuk kamu yang berjiwa sosial dan berdedikasi tinggi, 'volunteering' atau tenaga suka rela dapat dilakukan untuk bisa traveling gratis. Ada berbagai kesempatan 'volunteering' di berbagai belahan dunia. Kamu bisa cari mana yang sesuai dengan keahlian kamu.

Dengan jadi tenaga suka rela, kamu bisa berkarya di suatu tempat, dan diberi akomodasi serta makanan gratis. Coba saja cek website seperti 'Global Volunteer Network.' Apabila masih kuliah, coba juga 'Voluntourism' yang menggabungkan konsep volunteer dan traveling.

Cara berikutnya untuk bisa traveling gratis adalah dengan 'housesitting.' Sesuai namanya, tugas kamu adalah untuk menjaga rumah dari sang pemilik yang sedang pergi. Cara ini memang membuat kamu tidak bisa traveling jauh dari rumah si pemilik, tapi toh tetap bisa traveling.

Dengan 'housesitting,' kamu bisa traveling ke negara pemilik rumah yang kamu pilih. Kamu dituntut untuk menjaga peliharaan dan rumah, serta menjalin komunikasi dengan sang pemilik rumah. Intinya adalah dedikasi dan tanggung jawab.

WWOOFing atau 'Willing Workers on Organic Farms, merupakan salah satu cara unik untuk bisa traveling gratis. Kamu bisa bekerja di ladang dengan imbalan makanan dan tempat tinggal gratis! Cocok untuk kamu yang suka alam dan pekerja keras.

Kamu akan diminta untuk bekerja di ladang, setidaknya empat sampai enam jam sehari. Asyiknya, lokasi ladang biasanya ada di tempat yang indah seperti Italia, atau bahkan di bagian timur Indonesia. Cek saja website seperti WWOOF untuk mendapat informasi lebih lanjut.

Hitchhiking atau minta tebengan gratis mungkin merupakan sesuatu yang belum umum di Indonesia, namun cukup populer di luar negeri seperti Selandia Baru. Maksud dari 'hitchhiking' adalah meminta tebengan gratis untuk menghemat pengeluaran transportasi.

Untuk kamu yang perempuan, tentu 'hitchhiking' lebih aman jika dilakukan minimal berdua. Adapun 'hitchhiking' hanya mengandalkan kepercayaan saja, dan belum tentu bisa dipraktekkan di semua negara tujuan kamu. Tapi tidak ada salahnya mencoba.

Salah satu keuntungan dari menguasai Bahasa Inggris adalah, kamu bisa traveling gratis ke mana saja. Sejatinya, Bahasa Inggris digunakan oleh hampir semua negara di dunia. Ada banyak kesempatan untuk traveling sambil menjadi pengajar Bahasa Inggris.

Dengan jadi tenaga pengajar Bahasa Inggris, kamu akan dibayar, sekalipun jumlahnya tentu tidak besar. Tapi dengan dapat pemasukan dari mengajar Bahasa Inggris, kan kamu juga bisa traveling. Ada banyak negara Asia yang menawarkan pekerjaan sebagai guru Bahasa Inggris. Coba saja!

(ptr/ptr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads