8 Tips Manjur Mengikuti Waisak di Borobudur
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

8 Tips Manjur Mengikuti Waisak di Borobudur

Kurnia Yustiana - detikTravel
Selasa, 02 Jun 2015 16:35 WIB
8 Tips Manjur Mengikuti Waisak di Borobudur
Candi Borobudur (Darwance Law/d'Traveler)
Jakarta - Banyak traveler yang tertarik untuk menyaksikan berbagai prosesi keagamaan hingga puncak perayaan Waisak di Candi Borobudur. Agar traveler bisa lebih menikmati acara selama di sana, sebaiknya simak dulu 8 tips berikut ini.

Seperti tahun sebelumnya, serangkaian acara hingga puncak perayaan Waisak akan berpusat di Candi Borobudur. Untuk pelepasan lampion yang biasanya jadi incaran traveler, dijadwalkan berlangsung seusai detik-detik Waisak sekitar pukul 23.00 malam ini.

Bagi traveler yang ingin ikut menyaksikan berbagai rangkaian kegiatan perayaan Waisak, ada beberapa hal sebaiknya diikuti demi kelancaran acara. Disusun detikTravel, Selasa (2/6/2015) inilah 8 tips penting untuk nonton Waisak di Candi Borobudur:

1. Jaga stamina

Puncak perayaan Waisak kali ini jatuh pada pukul 23.18.43 WIB, yang berarti mendekati tengah malam. Agar bisa mengikuti acara hingga selesai, jaga stamina Anda. Sebelum berangkat, sebaiknya Anda sudah istirahat dan makan yang cukup. Jangan lupa bekali diri dengan makanan serta minuman yang mudah dibawa.

2. Jangan mengambil foto dari jarak yang terlalu dekat

Waisak merupakan salah satu hari raya keagamaan. Tentunya ada banyak biksu dan umat Buddha yang beribadah di Borobudur. Mengabadikan momen saat mereka beribadah memang menarik, tapi janganlah mengambil foto dari jarak terlalu dekat karena dapat mengganggu kekhusyukan mereka.

3. Jangan berisik

Sebagai sesama umat beragama, tentunya mengerti bagaimana tak enaknya jika ada yang berisik saat aktivitas ibadah sedang berlangsung. Suara berisik tentu dapat menganggu kekhusyukan umat Buddha yang sedang ibadah. Maka, hormatilah mereka yang beribadah dengan tidak menimbulkan suara gaduh.

4. Gunakan pakaian yang sopan

Tak hanya objek wisata, Candi Borobudur juga merupakan salah satu tempat ibadah bagi umat Buddha. Apalagi saat perayaan Waisak, yang tentunya menjadikan Borobudur akan dipenuhi umat Buddha yang ingin khusyuk beribadah. Maka, hormatilah mereka dengan menggunakan pakaian sopan dan tertutup.

5. Kurangi penggunaan blitz kamera

Selain menggunakan pakaian sopan, mengurangi pemakaian lampu blitz juga termasuk langkah untuk menghormati umat Buddha. Kilatan dari lampu blitz yang muncul tiba-tiba, tentunya bisa membuat kaget dan menyilaukan mata. Hal ini dapat mengganggu konsentrasi saat beribadah.

6. Patuhi aturan panitia

Ada beberapa aturan yang harus diikuti, seperti memakai ID Card yang diambil pada pukul 10.00 tadi pagi di sekretariat Candi Mendut. Berbagai aturan lain juga tertulis di selebaran yang dibagikan saat pengambilan ID. Patuhilah semua aturan tersebut agar acara berlangsung dengan lancar.

7. Jaga keamanan barang bawaan

Wisatawan yang hadir ke acara ini pastinya akan menyemut. Lindungi barang Anda sendiri agar tidak jatuh atau hilang. Sayang sekali jika karena terlalu asyik berburu foto dan tidak memperhatikan keamanan tas, Anda malah kehilangan barang seperti dompet misalnya.

8. Jaga Kebersihan

Usai perayaan hari besar, masalah sampah yang menumpuk seringkali muncul. Agar kawasan Borobudur dan sekitarnya tetap bersih, bawalah kantong plastik untuk menaruh sampah agar tak berserakan di mana-mana.

(krn/shf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads