Tips Menikmati Pesona Petra di Yordania
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Laporan dari Yordania

Tips Menikmati Pesona Petra di Yordania

Rachmadin Ismail - detikTravel
Jumat, 27 Mei 2016 17:52 WIB
Tips Menikmati Pesona Petra di Yordania
Area rumah dan Royal Tomb di Petra, Yordania (Madin/detikTravel)
Petra - Petra bukan tempat wisata biasa. Di sana, terdapat berbagai situs arkeologi yang menarik untuk dijelajahi. Bagaimana cara paling enak untuk menikmatinya?

detikTravel berkesempatan untuk melihat dari dekat Petra atas undangan Jordan Tourism Board (Badan Pariwisata Yordania) pada 16-23 Mei lalu. Rombongan dari Indonesia tiba di sana sekitar pukul 13.00 waktu setempat lalu menjelajahi Petra sampai sore. Petra biasanya tutup mulai pukul 17.00.

Harga tiket masuk ke Petra sekitar 90 Jordanian Dinar (JOD) atau setara dengan Rp 1.700.000 untuk pengunjung yang tak menginap di Yordania. Sementara untuk pengunjung yang menginap dikenakan tarif 50 JOD (Rp 958 ribu) untuk satu hari kunjungan, 55 JOD (Rp 1 juta) untuk dua hari, sampai 60 JOD (Rp 1,1 juta) untuk tiga hari. Sementara warga Yordania hanya dikenakan tarif 1 JOD (Rp 19 ribu).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agar jelajah Petra bisa lebih maksimal, ada beberapa tips yang bisa disimak terlebih dahulu:

1. Jeli dalam pemberian tip

Setelah melewati gerbang pemeriksaan tiket, kita akan berjalan sekitar 800 meter menuju gerbang utama kota. Untuk menyusuri ini, Anda bisa berjalan kaki atau menggunakan kuda yang sudah termasuk bagian dari harga tiket.

"Paling Anda hanya memberi tip sekitar 3 atau 5 JOD (Rp 57 ribu-Rp 95 ribu)," kata Waleed.

Bila tak jeli tawar menawar tip, maka bisa jadi para pemandu kuda itu akan meminta harga selangit, sampai belasan Jordanian Dinar. Untuk angkutan kuda, unta dan keledai, juga terdapat di dalam arena treasury sampai situs-situs lainnya. Tarif menggunakan angkutan hewan di sana, lebih mahal, berada di kisaran 10 JOD sampai 15 JOD.

2. Sisihkan waktu lama untuk jelajah berbagai objek di Petra

detikTravel tak sempat menikmati Petra secara keseluruhan, sebab hanya punya waktu sekitar 4-5 jam. Menurut Waleed Hayesat, pemandu sekaligus arkeolog yang pernah ikut proyek ekskavasi di Petra menjelaskan, kawasan Petra memiliki luas kurang lebih sekitar 264 kilometer persegi. Perlu waktu banyak untuk menjelajahinya.

Turis-turis Eropa dan Amerika Serikat, kata Waleed, biasanya menghabiskan waktu dua sampai empat hari untuk menjelajahi Petra. Banyak objek yang bisa dikunjungi, namun letaknya cukup berjauhan, bahkan ada yang sampai di atas bukit, dan harus dijangkau dengan menaiki seribu anak tangga.

"Jadi, Petra bisa dinikmati sambil hiking," imbuhnya.

3. Siapkan fisik yang kuat

Kawasan Petra begitu luas, butuh stamina jika ingin mengunjungi berbagai objek yang ada. Untuk menjelajah hingga tempat melihat celah tebing menuju kota, lalu bangunan treasury, sampai royal tomb misalnya, membutuhkan waktu lama dan melelahkan. Untuk bolak balik dari lokasi awal gerbang sampai royal tomb berjarak sekitar 4 kilometer.

Sebetulnya ada lagi bangunan bernama monastery yang letaknya berada di atas bukit dan harus dinaiki lewat seribu tangga. Selain itu, ada juga titik bukit di Petra, di mana kita bisa melihat treasury dari atas.

Rumah-rumah para penduduk Petra zaman dulu pun bisa dimasuki dan dipakai untuk berfoto, namun letaknya memang cukup tinggi di bukit. Beberapa lokasi lain juga bisa dijelajahi, namun butuh waktu untuk menaikinya.

4. Melepas lelah di tempat makan milik suku Badui

Bila Anda sudah kelelahan, bisa juga beristirahat di beberapa tempat makan dan minum milik suku Badui. Sejumlah toko cinderamata pun tersedia sepanjang perjalanan. Toilet juga ada.

Di sana, juga terdapat kisah menarik antara turis dari Selandia Baru Marguerite van Geldermalsen dan seorang warga Badui asli bernama Muhammad Abdallah. Keduanya sempat tinggal di rumah-rumah milik suku Petra sebelum akhirnya pindah ke desa setempat.

Kisah Marguerite dan Muhammad ditulis dalam buku Married to a Bedouin. Hingga kini, Marguerite masih berjualan di Petra, sementara Muhammad sudah meninggal dunia.

5. Coba kunjungi arena treasury di malam hari

Petra juga bisa dinikmati saat malam hari. Pada hari-hari tertentu, Anda bisa membooking atau menyaksikan peristiwa langka menjelajahi celah sempit menuju treasury di tengah cahaya temaram lilin di malam hari. Namun aktivitas ini hanya bisa berlangsung sampai ke arena treasury, dan tak bisa ke lokasi situs lainnya.

6. Waktu terbaik mengunjungi Petra

Waktu yang nyaman untuk menikmati Petra biasanya pada bulan Maret, April, Mei, lalu Agustus, September dan Oktober. "Itulah saat-saat peak season di Petra," kata Waleed.

Treasury (Madin/detikTravel)

(mad/krn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads