Selamat Lebaran ya, traveler! Tidak terasa kita sudah di liburan Lebaran dan juga bareng dengan liburan sekolah. Jika merencanakan liburan bersama teman-teman pasti ribet, karena Lebaran adalah ajang mendekatkan diri dengan keluarga. Kenapa tidak coba traveling bersama adik sendiri?
detikTravel telah merangkum beberapa tips nih, Senin (26/6/2017) buat traveler yang ingin menghabiskan waktu bersama si adik:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika traveler ingin menghabiskan waktu yang menyenangkan bersama adik, tulis dan diskusikan tempat-tempat yang akan menjadi destinasi liburan nanti. Traveler tidak boleh egois. Karena liburan yang menyenangkan itu adalah ketika kita semua menikmati momen-momen bersama.
Kalau hanya traveler yang menikmati, berarti judulnya liburan sendiri dong?
2. Pilih tempat yang aman untuk anak-anak
Selain menyenangkan, traveler juga harus memikirkan faktor keamanan dari lokasi wisata. Faktor aman tidak hanya sebatas kriminal atau bencana. Faktor aman juga meliputi sisi sosial dan psikologis anak-anak.
Traveler harus memahami juga bagaimana suasana yang bagus dan layak yang bisa dinikmati dan dilihat oleh anak-anak. Kita juga harus memikirkan nilai edukasi yang berguna nantinya buat adik kita.
3. Siapkan barang-barang yang dibutuhkan
Setelah destinasi dipilih, selanjutnya diskusikan barang dan perlengkapan yang harus di bawa. Seperti baju, kamera, obat-obatan.
Nah penting bagi traveler mengetahui kondisi fisik adik kita. Mungkin traveler bisa ingatkan si adik untuk membawa jaket, sepatu, kaus kaki, obat dan sebagainya.
4. Tentukan transportasi yang digunakan
Jika traveler ingin melakukan liburan dengan suasana berpetualang, detikTravel sarankan menggunakan transportasi umum. Hal ini guna menumbuhkan jiwa berpetualang si adik dan mengenal lebih luas tentang kehidupan sosial. Setidaknya dia bisa berinteraksi dan mengenal penumpang lain di transportasi umum.
Tetapi traveler juga harus memerhatikan kondisi fisik adik kita, kalau dia tidak boleh kecapekan atau gampang sakit, diskusikan dulu dengan adik. Apakah dia mau dan sanggup naik kendaraan umum atau bagaimana.
5. Buat perjanjian dengan si adik
Sebagaimana kita tahu, anak-anak memiliki kecendrungan untuk ingin serba tahu. Mereka mempunyai cara tersendiri untuk belajar dan menikmati keseharian mereka. Nah, sebelum berangkat traveler harus diskusikan bersama si adik hal-hal yang boleh dia lakukan dan hal yang dilarang.
Lebih utamanya lagi traveler harus tetap bisa mengawasi si adik nantinya di lokasi destinasi. Agar tidak terjadi apa-apa.
6. Minta pendapat orangtua
Hal ini adalah poin penting, minta izin kepada orangtua. Selain izin diskusikan juga mengenai destinasi, budget dan hal-hal yang memungkinkan terjadi ketika melakukan perjalanan. (bnl/fay)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru