Melansir berbagai sumber, Senin (22/1/2018), traveler akan seperti terjebak dalam tabung logam terbang dengan sirkulasi udara yang sama saat ada di pesawat. Penumpang lain yang mengalami batuk dan bersin sudah cukup untuk membuat seseorang lainnya jatuh sakit juga.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat, pada 13 Januari mengatakan bahwa wabah flu menyebar luas di setiap negara bagian, kecuali di Hawaii. Tercatat, total 74.562 kasus terdiagnosis terjangkit virus dengan laporan 30 anak telah meninggal akibat penyakit virus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada beberapa langkah pencegahan yang bisa traveler lakukan untuk menghindari penyakit di pesawat terbang. Yang paling utama adalah pencegahan.
Ilutrasi dalam kabin pesawat (Thinkstock) |
Pertama, menghindari area yang sangat terkontaminasi dan memberi jarak dengan kerumunan orang. Selanjutnya, pilihlah tempat duduk di dekat lorong kabin pesawat.
Dengan sedikit orang yang lewat berarti lebih sedikit kesempatan tubuh traveler terjangkit kuman. Traveler juga harus menghindari untuk menunggu antre naik pesawat di jalur yang terbiliang amat ramai.
Salah satu hal yang harus diperhatikan, khususnya di pesawat terbang, yakni jika selaput lendir Anda, terutama di hidung dan mulut Anda mulai mengering. Saat itu salah satu pertahanan paling berharga untuk mencegah virus di saluran pernapasan telah hilang. Maka, bawalah botol kecil semprotan hidung yang tersedia di toko obat.
Meja baki kursi pesawat adalah salah satu tempat paling kotor. Traveler harus membawa gel antibakteri atau tisu basah yang akan membantu membunuh kuman.
Terakhir, nyalakanlah AC di atas kepala traveler. Jadi, saat seseorang bersin, kuman tersebut dapat dengan cepat menyebar ke orang-orang di daerah sekitar mereka. Dengan menyalakan AC akan meningkatkan sirkulasi udara dan dapat memindahkan kuman itu menjauh. (msl/aff)












































Ilutrasi dalam kabin pesawat (Thinkstock)
Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru