Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 20 Feb 2018 09:45 WIB

TRAVEL-TIPS

Tips Makan Murah di Jepang Untuk Backpacker

Fitraya Ramadhanny
detikTravel
Suasana Depachika, tempat jualan makanan murah di Jepang (Fitraya/detikTravel)
Suasana Depachika, tempat jualan makanan murah di Jepang (Fitraya/detikTravel)
Tokyo - Untuk para backpacker, urusan makan jadi faktor penting saat traveling. Jika pergi ke Negeri Sakura, ini dia tips makan murah di Jepang. Ayo disimak!

Urusan makan adalah pengeluaran besar selain transportasi. Oleh karena itu bagi kamu para backpacker, makan murah di Jepang harus bisa tahu caranya bagaimana.

Ada beberapa kiat menghemat pengeluaran makan selama di Jepang. Dihimpun detikTravel, Selasa (20/2/2018), inilah tips makan murah di Jepang untuk backpacker:

1. Jangan tergoda vending machine

Di setiap sudut jalan di Jepang, ada vending machine. Mesin ini menawarkan aneka minuman panas dan dingin yang menggiurkan untuk melepas dahaga.

Tapi jangan pernah tergoda membeli dari vending machine, harga minumannya lebih mahal. Lebih baik kamu membeli minuman yang banyak di supermarket.

2. Bawa makanan dari Indonesia

Bawa makanan dari Indonesia adalah cara jitu makan murah di Jepang. Kamu bisa bawa mie instan cup yang tinggal diseduh air panas. Sementara roti bisa jadi andalan saat baru tiba di Jepang.

Tinggal diatur saja, kira-kira untuk kebutuhan berapa hari makan. Bisa saja separuh waktu makan dengan perbekalan dari Indonesia, separuh lagi cari makan di Jepang.

3. Kurangi makan di restoran

Makan di restoran Jepang memang enak dan lezat, tapi ingat ada pajak restoran yang mesti kamu bayar. Selain itu kamu harus ingat: makan malam di Jepang harganya lebih mahal dari makan siang, meskipun itu restoran yang sama. Itu karena kebiasaan orang kantoran di Jepang yang makan malam ramai-ramai dengan teman kerja.

Jadi sebaiknya kalau mau makan murah di Jepang, kamu kurangi makan di restoran. Kalau mau, kamu pergi ke restoran memang untuk wisata kuliner yang spesial saja dan mesti kamu coba. Makan biasa sih, ke tempat lain saja.

Tips Makan Murah di Jepang Untuk BackpackerMakanan murah di supermarket (Fitraya/detikTravel)

4. Kombini

Kombini adalah bahasa Jepang untuk convinience store alias mini market yang bertebaran di Jepang. Dari Seven Eleven sampai Family Mart. Kombini adalah tempat andalan untuk membeli nasi Onigiri. Harganya 100-an Yen (belasan ribu rupiah).

Nasi segitiga berbungkus nori ini isinya macam-macam dari sayur sampai ikan. Hati-hati yang isinya babi ya, untuk kamu yang mencari makanan halal. 2 Onigiri biasanya cukup untuk mengisi perut dan jadi solusi jidu makan murah di Jepang.

5. Depachika

Depachika adalah Bahasa Jepang untuk lantai basement mal atau departement store besar. Ini adalah lantai khusus penjualan masakan jadi. Departement store besar seperti Tobu, Seibu, Daimaru, Takashimaya, Aeon dll, semua punya Depachika di lantai basement.

Depachika adalah tempat untuk berburu makan murah di Jepang. Isinya bisa puluhan tenant berjualan makanan dari katsu, bento sampai sushi dan masakan rumahan lain. Semua dikemas dalam wadah plastik mika, untuk dimakan di tempat kamu menginap.

Tipsnya begini: kalau malam hari sekitar pukul 20.00 jelang toko tutup, banyak makanan diobral dengan stiker merah atau kuning. Kamu bisa borong banyak untuk makan malam, sarapan dan makan siang esok hari. Harga seporsi ramen di restoran sama dengan 3-4 menu makanan di Depachika. Layak dicoba!

6. Supermarket

Tempat terbaik untuk mengisi perbekalan liburan bukan di Kombini, melainkan di supermarket. Coba buka google map dan cari supermarket di sekitar tempat kamu menginap.

Kamu bisa beli makanan ringan dan minuman untuk perbekalan, harganya lebih murah dari mini market. Supermarket juga biasanya jualan makanan matang dan siap santap. Kalau malam hari, juga ada obralan diskon makan murah yang ditandai stiker khusus.

Selamat berburu makanan murah di Jepang! Libur gaya backpacker sambil tetap makan enak yang ramah di kantung, kenapa tidak? (fay/msl)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED