Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 09 Mar 2020 07:43 WIB

TRAVEL-TIPS

10 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Traveling ke Turki

Femi Diah
detikTravel
NEVSEHIR, TURKEY - APRIL 17:  Tourists ride hot air balloon near the town of Goreme on April 17, 2016 in Nevsehir, Turkey. Cappadocia, a historical region in Central Anatolia dating back to 3000 B.C is one of the most famous tourist sites in Turkey. Listed as a World Heritage Site in 1985, and known for its unique volcanic landscape, fairy chimneys, large network of underground dwellings and some of the best hot air ballooning in the world, Cappadocia is preparing for peak tourist season to begin in the first week of May.  Despite Turkeys tourism downturn, due to the recent terrorist attacks,  internal instability and tension with Russia, local vendors expect tourist numbers to be stable mainly due to the unique activities on offer and unlike other tourist areas in Turkey such as Antalya, which is popular with Russian tourists, Cappadocia caters to the huge Asian tourist market.  (Photo by Chris McGrath/Getty Images)
Foto: Getty Images/Chris McGrath
Jakarta -

Belakangan, Turki masuk daftar negara favorit pelancong Indonesia. Sebelum mengunjungi negara itu, berikut sederet tips untuk traveler.

Turki menjadikan Istanbul, seolah sebagai tempat bermain bagi pelancong. Apa saja ada di kota itu, di antaranya kontradiksi pasar yang amat terkenal namun juga memiliki spot sepi yang nyaman.

Sementara itu, ibu kota negara di Ankara merupakan pusat politik. Ankara lebih modern dan terorganisasi ketimbang Istanbul.

Selain Istanbul, traveler bisa menuju kota-kota di sekitarnya. Apa saja sih yang diperlukan untuk berwisata ke Turki?

Berikut 11 hal yang jangan sampai kelewatan saat melancong ke Turki:

1. Singgah di Flea Market dan The Grand Bazaar

Istanbul memiliki cukup banyak flea market. Di antaranya, Kadikoy Tarsisi merupakan jujugan untuk menikmati beragam makanan.

Ada pula Ferikoy Antika Pazri yang menyediakan perhiasan, pakaian, sepatu, lampu, radio dan lainnya.

Selain itu, ada Grand Bazaar. The Guide Istanbul mencatat kawasan itu cukup tua dengan dibangun sejak 1461. Di saat terdapat 4.000 toko dan 60 simpang jalan, di atas tanah seluas 30.700 meter persegi.

2. Pilih Periode Terbaik Melancong ke Istanbul

Sejumlah situs perjalanan menyarankan pelancong mengunjungi Turki pada bulan-bulan Oktober, September, Mei atau April. Sebab, di musim panas suhu udara bakal sangat tinggi. Bisa saja sih datang di periode itu, namun perjalanan mengelilingi kota dan destinasi wisata tak akan nyaman.

Di bulan Mei atau April, Turki juga memiliki festival bunga tulip. Selain itu, Turki juga menggelar Festival Film Turki pada bulan April.

3. Mencicipi Suguhan Restoran Lemon dan Kopi Turki

Trip 101 menyarankan pelancong yang ada di Turki menjajal permen Kestane, Doner, dan pide. Nah, untuk restorannya ada satu tempat yang wajib dikunjungi, yakni di Restoran Lemon. Restoran itu menyediakan roti yang dibuat dengan cara dipanggang dengan kayu dan pengunjung bisa memilih sesuai selera.

Turis juga disarankan untuk mencicipi kopi Turki. Give Recipe menyebut kopi Turki itu biasanya disajikan dengan gula dan dipanaskan di dalam ibrik atau cezve. Salah satu cafe yang direkomendasikan adalah Caffetopia. Biasanya sih, kopi Turki dinikmati bersama dengan cheesecake.

4. Manfaatkan Pesawat atau Bus

Berdasarkan SmartTravel, kalian bisa menggunakan bus atau disebut coach untuk menuju satu kota k kota lainnya. Biasanya, sih bus menyediakan Wi-Fi dan air mineral botol, sandwich, cake. Selain bus, traveler bisa memilih mini bus yang disebut sebagai Dolmus.

tau jika memiliki uang cukup dan waktu singkat, traveler bisa menggunakan pesawat terbang.

5. Catat Landmark di Kota Penting

Merujuk Planet Ware, landmark Turki adalah Pergamum, dulu disebut Bergama. Bangunan itu merupakan teater kuno berkapasitas 10 ribu orang. teater ini juga spesial karena disebut sebagai teater paling curam di dunia.

Di area ini terdapat bangunan lain yang beraroma Romawi. Di antaranya, Akropolis, altar Zeus, reruntuhan Kuil Trajan, Kuil Athena, dan Istana Pergamum.

6. Mata Uang Turki

11 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Traveling ke TurkiFoto: Getty Images/Chris McGrath

Turki menggunakan mata uang lira untuk bertransaksi secara tunai. Tapi, turis juga bisa menggunakan kartu kredit atau ATM.

Bagaimana soal memberi tip di Turki? Banyak yang bilang, sih tak perlu memberikan tip di Turki, namun cukup sopan juga jika ingin memberikan tip sebesar 10 persen.

7. Tiket Murah

Merujuk Cheap Flight, traveler yang berniat melancong ke Turki disarankan untuk membeli tiket pada Februari. Selain itu, pilihan tengah pekan, misalnya hari Rabu, disebut-sebut menjadi waktu terbaik untuk terbang ke Turki.

8. 2 Pantai Terbaik Turki

Travel Away merekomendasikan Pantai Clepoatra dan Pantai Cirali kepada traveler yang melancong ke Turki. Pantai Cleopatra memiliki pasir putih dan terdapat banyak kedai kopi dan restoran.

Pantai Cirali tak kalah keren. Jika beruntung traveler bisa menjumpai kura-kura.

10. Spot Wisata Wajib

11 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Traveling ke TurkiFoto: Getty Images/Chris McGrath

Selain landmark Pergamum, Turki memiliki spot wisata yang menjadi favorit turi di seluruh dunia. Di antaranya. Blue Mosque yang dibangun oleh Sultan Ahmed 1 di dinasti Ottoman pada abad ke-14, kemudian Jembatan Galata, Cappadocia yang berjarak 12 jam dari Istanbul, kota tua Konya, Museum Mevlana, Topkapi Palace, dan Istiklal Street dan pemandian air panas Pamukkale, serta Blue Lagoon. 9. Spot Wisata Wajib

10. Visa

Pelancong dari Indonesia bisa memanfaatkan Visa on Arrival (VoA) yang berlaku selama 30 hari dan bisa diproses langsung di Turki.



Simak Video "Melihat Pesona Alam Cappadocia saat Menaiki Balon Udara"
[Gambas:Video 20detik]
(fem/ddn)
BERITA TERKAIT