Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

ADVERTISEMENT

Rabu, 29 Jun 2022 20:45 WIB

TRAVEL-TIPS

Libur Sekolah Hanya di Rumah, Ini 5 Tips agar Anak Tetap Ceria

Erika Dyah
detikTravel
Ilustrasi Anak Bermain dengan Ayah
Foto: Tokopedia
Jakarta -

Liburan sekolah bagi anak-anak kini telah tiba. Ada berbagai kegiatan seru yang bisa dilakukan di rumah agar waktu liburan bisa dihabiskan tanpa merasa jenuh.

Psikolog Anak dan Keluarga, Anna Surti Arini membagikan lima kegiatan seru yang bisa jadi kiat meningkatkan kemampuan sosialisasi anak serta bisa jadi ide seru melepas jenuh anak selama liburan sekolah.

1. Manfaatkan Teknologi Sesuai Usia

Menurut Anna, pemanfaatan teknologi secara tepat justru bisa meningkatkan kemampuan sosialisasi anak dan keterampilan lainnya.

"Misal, dengan bantuan orang tua, sesama anak bisa saling berbagi atau mengirim camilan ke teman sebaya atau melakukan workshop kerajinan tangan secara virtual," jelas Anna dalam keterangan tertulis, Rabu (29/5/2022).

Namun, penggunaan gadget juga mesti disesuaikan dengan usia anak. Misalnya, dengan merujuk rekomendasi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Untuk anak usia 2-6 tahun, penggunaan gadget dibatasi satu jam sehari dan harus didampingi orang tua. Ikuti juga aturan 20:20:20, yaitu 20 menit melihat layar gadget, lalu istirahatkan mata anak dengan menjauhkan gadget sekitar 20 kaki selama 20 detik.

2. Roleplay atau Bermain Peran

Anna menyarankan agar orang tua di rumah coba membuat skenario konflik dengan anak, seperti memperebutkan mainan, bermain curang atau bicara dengan kata tidak sopan.

"Setelahnya, ajak anak diskusi dan mencari solusi bersama jika menghadapi berbagai situasi tersebut. Dengan bermain peran, anak akan memiliki gambaran riil terkait cara menyelesaikan masalah dengan orang lain," tuturnya.

3. Perhatikan Interaksi Antar Anggota Keluarga

Ketiga, orang tua bisa atur kegiatan khusus yang bisa menstimulasi anak melakukan interaksi dengan orang lain, seperti mengajak anak bercerita mengenai kesehariannya.

"Upayakan juga menciptakan suasana tentram antara anggota keluarga karena anak akan meniru apa yang ia lihat secara langsung," tambah Anna.

4. Playdate dengan Teman Sebaya

Anna mengungkap interaksi tatap muka penting dilakukan sejak usia dini, terutama di bawah tujuh tahun. Hal ini bermanfaat untuk mendorong keberanian anak bersosialisasi.

"Di tengah pandemi, sangat penting untuk selalu mengingatkan anak mematuhi protokol kesehatan saat bermain, mulai dari menggunakan masker, mencuci tangan hingga menjaga jarak," saran Anna.

5. Longgarkan Aturan Selama Liburan

Anna menyarankan orang tua untuk melibatkan anak dalam mencoba hal baru. Mulai dari berkemah di halaman atau kamar, mendekorasi ulang kamar, dan lain sebagainya.

"Longgarkan juga aturan selama libur sekolah, misal dengan membebaskan anak makan es krim atau main gadget lebih lama dari biasanya. Di sisi lain, tetap beri pengertian mengapa aturan dilonggarkan, misal hanya berlaku selama libur sekolah," ungkapnya.

Sementara itu, Head of Category Development Tokopedia, Ramadhan Niendraputra menambahkan para orang tua juga bisa menghabiskan waktu liburan dengan memperoleh wawasan dan saling berbagi informasi melalui webinar atau talkshow seputar anak dan keluarga yang melibatkan para ahli lewat Tokopedia Parents.

"Topik yang dibahas mulai dari bakat anak, sekolah, investasi, manajemen finansial dan masih banyak lainnya," ujar Ramadhan.

Dalam menyambut Hari Keluarga Nasional 29 Juni 2022, Ramadhan turut mengungkap tren jual-beli online terkait produk kebutuhan keluarga.

"Kategori Ibu dan Anak serta Rumah Tangga menjadi beberapa kategori yang banyak dicari masyarakat pada kuartal II 2022," kata Ramadhan.

Di kategori Ibu dan Anak, lanjutnya, produk botol susu dan dot, mainan edukasi dan musikal bayi, alat makan bayi, sikat gigi dan pasta gigi bayi, serta mainan luar ruangan bayi menjadi beberapa produk yang laris dibeli. Sementara pada kategori Rumah Tangga, benih bibit tanaman, stoples makanan, kran air, pupuk, serta sprei dan bed cover menjadi beberapa produk yang banyak dicari.

Menurutnya, tren jual beli produk kebutuhan keluarga ini turut didorong oleh sederet inisiatif dari Tokopedia dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Sekaligus mendukung para pegiat usaha lokal yang menawarkan produk kebutuhan keluarga.

Salah satunya, melalui Tokopedia Parents yang menjadi ekosistem khusus untuk mempermudah keluarga Indonesia, mendapatkan produk kebutuhan serta informasi relevan berkaitan dengan anak dan keluarga, serta Home Sweet Home yang menyediakan berbagai produk kebutuhan rumah tangga dengan menghadirkan berbagai promo menarik.



Simak Video "Dilayani Tokopedia Dongkrak Omzet UMKM Lokal"
[Gambas:Video 20detik]
(fhs/ddn)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA