Penerbangan delay bukan berarti waktu terbuang percuma. Simak trik memanfaatkan waktu saat menunggu di bandara agar tetap produktif, nyaman, dan minim stres selama perjalanan.
Penerbangan delay atau menunggu waktu transit kerap menjadi momok bagi traveler. Waktu tunggu yang tak menentu, rasa bosan, hingga kelelahan sering kali membuat perjalanan terasa kurang menyenangkan.
Namun, di balik situasi menyebalkan tersebut, waktu delay sebenarnya bisa dimanfaatkan secara lebih optimal jika disikapi dengan strategi yang tepat. Berikut 5 trik yang bisa diterapkan saat traveler mengalami delay penerbangan atau masa transit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
5 Trik Untuk Mengatasi Rasa Bosan Saat Delay atau masa Transit
Melansir informasi dari The Adventure of Life, Rabu (28/1/2026), berikut lima trik untuk mengatasi rasa bosan saat penerbangan delay atau masa transit:
1. Utamakan Amunisi Perut
Rasa lapar sering kali menjadi pemicu utama mood buruk saat menunggu penerbangan. Karena itu, memastikan perut traveler terisi dengan baik merupakan langkah awal yang penting. Traveler bisa mencari makanan ringan, camilan sehat, atau makanan utama di area bandara.
Jika ingin lebih hemat, membawa bekal dari rumah atau membeli camilan sebelum masuk area keberangkatan juga bisa jadi solusi. Perut yang kenyang tak hanya membantu menjaga energi, tapi juga membuat suasana hati lebih stabil selama menunggu.
2. Bertukar Kabar dengan Keluarga
Waktu menunggu di bandara bisa dimanfaatkan untuk terhubung kembali dengan keluarga atau orang terdekat. Mengirim pesan, menelepon, atau melakukan panggilan video dapat membantu mengurangi rasa jenuh sekaligus memberi rasa nyaman.
Berbagi kabar tentang perjalanan yang sedang dijalani juga bisa menjadi hiburan tersendiri, terutama saat menunggu dalam waktu yang cukup lama.
Apalagi beberapa bandara saat ini sudah difasilitasi dengan Wi-Fi dengan konektivitas yang mudah dan jaringan yang stabil, lebih memudahkan traveler jika ingin berbincang dengan keluarga.
3. Menjelajah Area Bandara
Bandara bukan sekadar tempat naik-turun pesawat. Banyak bandara kini memiliki fasilitas menarik, mulai dari area kuliner, toko suvenir, hingga instalasi seni dan ruang publik yang estetik.
Traveler bisa mengusir rasa bosan dengan berjalan santai menjelajahi area bandara, hal ini sekaligus menjaga tubuh tetap aktif. Selain itu, traveler juga bisa menemukan spot menarik untuk berfoto atau sekadar menikmati suasana bandara yang berbeda.
4. Manfaatkan Waktu untuk Istirahat
Delay atau transit panjang bisa menjadi kesempatan berharga untuk beristirahat. Traveler dapat memanfaatkan kursi tunggu yang nyaman, ruang istirahat, atau bahkan area tidur di bandara untuk memejamkan mata sejenak.
Mengistirahatkan tubuh, meski hanya 20-30 menit, dapat membantu memulihkan energi dan membuat perjalanan selanjutnya terasa lebih ringan.
5. Manfaatkan Akses Lounge
Bagi traveler yang memiliki akses lounge, baik melalui tiket tertentu, kartu keanggotaan, atau kartu kredit, fasilitas ini bisa menjadi penyelamat saat delay atau transit.
Lounge umumnya menyediakan tempat duduk yang lebih nyaman, makanan dan minuman, WiFi stabil, hingga suasana yang lebih tenang. Menghabiskan waktu di lounge jadi pilihan yang tepat dan membantu masa tunggu terasa lebih singkat dan jauh dari hiruk pikuk area umum bandara.
Penerbangan yang delay atau masa transit tidak harus menjadi pengalaman yang menyebalkan. Justru, momen ini bisa dimanfaatkan untuk hal-hal sederhana yang bermakna.
(fem/fem)












































Komentar Terbanyak
Dulu Viral, Community Center Pamulang Kini Tak Terawat
Kinerjanya Cuma Diberi Nilai 50 oleh DPR, Apa Kata Menpar Widiyanti?
Wisatawan ke Bali Turun, Koster Janji Temui Kemenhub Minta Harga Tiket Dipangkas