Memasuki bulan Ramadan perlu kiat-kiat khusus agar rencana liburan tetap berjalan lancar dan nyaman serta ibadah tetap terlaksana.
Memasuki bulan suci Ramadan, umat Islam berbondong-bondong menjalankan ibadah puasa. Kesempatan ini, menawarkan pengalaman unik untuk melakukan perjalanan yang berbeda dan asyik.
Namun, liburan di bulan puasa tentu menimbulkan tantangan tersendiri, terutama mempertahankan jadwal berpuasa dan shalat. Untuk memastikan perjalanan tetap lancar selama waktu berpuasa, traveler perlu menyiapkan sejumlah hal sederhana ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir informasi dari The Daily Star dan One Arabia, Jumat (20/2/2026), berikut sejumlah tips penting untuk liburan di bulan Ramadan:
1. Perencanaan adalah Kunci
Melakukan perjalanan saat puasa butuh jadwal khusus dan terencana, prioritaskan waktu berbuka dan sholat agar ibadah tetap berjalan. Selain itu, utamakan untuk menjadwalkan semua kegiatan yang akan dilakukan mulai dari jadwal penerbangan, transit, penginapan, dan perjalanan menuju destinasi-destinasi agar tidak bertabrakan dengan waktu berbuka.
2. Tampung Hidrasi Tubuh
Satu hal penting saat melakukan perjalanan di bulan puasa adalah prioritaskan hidrasi tubuh tetap terpenuhi. Berpuasa membuat traveler rentan terserang dehidrasi, terlebih ketika melakukan berbagai aktivitas selama perjalanan.
Oleh karena itu, penting untuk minum banyak air saat sahur dan berbuka puasa. Konsumsi makanan dan minuman yang mengandung kadar air tinggi seperti sup, yogurt, buah-buahan, hingga air kelapa.
3. Terapkan Gaya Hidup Sehat
Bagi traveler yang sedang berpuasa penting untuk mempertahankan diet bergizi dan seimbang. Selain itu makan dalam jumlah yang cukup, tidur optimal, dan terlibat dalam aktivitas fisik yang ideal akan membuat tubuh traveler fit ketika berkegiatan selama seharian. Pastikan juga mengkonsumsi vitamin dan obat-obatan herbal.
4. Siapkan Camilan Untuk Berbuka
Ketika bepergian, traveler disarankan membawa makanan siap makan untuk jaga-jaga ketika memasuki waktu berbuka. Kemas camilan atau buah-buahan dalam wadah sekali makan agar mudah dibawa kemana-mana. Disarankan membawa kurma agar lebih praktis.
5. Pilih Destinasi Banyak Kuliner
Ketika berkunjung ke tempat baru, usahakan pilih destinasi yang dekat dengan tempat jajan, kuliner, atau tempat terdekat dengan layanan pengiriman makanan. Cari tempat-tempat yang halal atau vegetarian untuk jaga-jaga. Hal ini bertujuan untuk mempermudah memesan makanan ketika hendak memasuki waktu berbuka.
6. Atur Perjalanan dengan Bijak
Poin paling penting adalah buat jeda. Atur jadwal liburan agar tidak membuat traveler terlalu lelah secara fisik. Hindari olahraga berat, tidur siang, dan bepergian ke destinasi yang terik, untuk menjaga metabolisme tubuh tetap seimbang.
7. Jangan Skip Sahur
Tips selanjutnya adalah jangan coba-coba skip sahur. Mengkonsumsi makanan kaya protein dan karbohidrat saat sahur dapat membantu tubuh tetap optimal selama menjalani aktivitas walau sedang puasa.
8. Unduh Aplikasi Berguna
Unduh beberapa aplikasi pengingat seperti Muslim Pro atau Zabihah untuk memberi peringatan ketika memasuki waktu sholat atau berbuka. Di beberapa negara, tidak semuanya mengumandangkan adzan dengan keras, dengan beberapa aplikasi pengingat jadwal traveler nggak perlu khawatir ke skip ibadahnya.
(wsw/wsw)












































Komentar Terbanyak
Bisa-bisanya Predator Seks Pati Ngaku Lagi Jalani Ritual di Makam Raden Gunungsari
Pesawat Garuda Berputar-putar 4,5 Jam di Langit India, Terhalang Uji Coba Rudal
Pendakian Berujung Maut di Gunung Dukono, Polisi Soroti Dugaan Kelalaian Guide