Kemenhub telah mengeluarkan data maskapai berjadwal dengan tingkat ketepatan waktu atau on top performance (OTP) untuk periode Januari-Juni 2013 (semester I). Ada 3 indikator yang digunakan untuk mententukan OTP maskapai di Indonesia. Indikantor pertama terkait faktor teknis operasional (TO) seperti terjadinya antrean pesawat saat take off dan landing atau keterlambatan pengisian bahan bakar.
Kemudian faktor non teknis (NTO) seperti keterlambatan kehadiran pilot atau penanganan pesawat saat di udara. Terakhir karena ada faktor cuaca (CUA). Dalam enam bulan pertama tahun ini Kemenhub sudah mengeluarkan daftar OTP untuk 9 maskapai dengan nilai rata-rata OTP di atas 70%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang baik itu lebih dari 80, kalau lebih dari 70 biasa, di bawah 70 jelek," ucap Bambang kepada detikTravel, Rabu (11/9/2013).
Menempati peringkat paling buncit atau yang paling sering delay, adalah maskapai Merpati. Maskapai ini menempati peringkat 9 dengan besaran nilai rata-rata OTP 70,46% pada semester I 2013. Lalu peringkat selanjutnya diikuti oleh maskapai AirAsia dengan OTP sebesar 74,78% di peringkat 8.
Lion Air menempati peringkat 7 dengan dengan rata-rata nilai OTP, pada semester I-2013 sebesar 75,8%. Citilink unggul 2% dari Lion Air dan duduk di peringkat 6.
Peringkat 5 diisi oleh maskapai Wings Air. Maskapai yang sering melayani penerbangan di daerah ini mencatat nilai OTP sebesar 79,38% pada semester I 2013. Di peringkat 5 ada Sriwijaya Air yang mencatat nilai OTP pada semester I 2013 dengan 80,34%.
Memasuki peringkat 3 besar maskapai paling tepat waktu, masing-masing diisi oleh Tigerair Mandala, Batik Air, dan Garuda Indonesia. Tigerair menempati peringkat 3 dengan OTP sebesar 81,76% pada semester I-2013. Peringkat 2 diisi oleh Batik yang yang mencatat OTP sebesar 83%.
Di peringkat 1 atau maskapai paling tepat waktu adalah Garuda Indonesia. Maskapai ini memperoleh skor rata-rata 87,24% pada semester I 2013. Selamat!
Berikut hitung mundur 9 maskapai paling tepat waktu:
9. Merpati (70,46%)
8. AirAsia Indonesia (74,78%)
7. Lion Air (75,8%)
6. Citilink (77,8%)
5. Wings Air (79,38%)
4. Sriwijaya Air (80,34%)
3. Tigerair Mandala (81,76%)
2. Batik Air (83%)
1. Garuda Indonesia (87,24%)
(aff/aff)
Komentar Terbanyak
Ada Gerbong Khusus Merokok di Kereta, Kamu Setuju?
Terpopuler: Dedi Mulyadi Terancam Dicopot, Ini Penjelasan DPRD Jabar
Bisa-bisanya Anggota DPR Usulkan Gerbong Rokok di Kereta