Saya dan Berka sempat berkunjung ke perkebunan sawit di Sungai Rungau yang dimiliki PT. Smart Tbk, dan di benak saya terpikir keluhan terkait perkebunan sawit yang diucapkan oleh sopir tersebut, tapi ternyata hasilnya mengejutkan, saya takjub dengan apa yang saya temukan disana. Rupanya selalu ada dua sisi dari setiap cerita.
Ketika saya naik ke Fire Tower di dataran perkebunan yang tinggi, saya lihat dengan mata kepala sendiri bahwa perkebunan ini justru memanfaatkan lahan “gundul” atau istilah profesionalnya lahan yang sudah terdegradasi dulunya untuk menanam sawit. Dengan demikian lahan di daerah tersebut bisa lebih produktif, kebun sawit ini menjadi detak jantung pertumbuhan ekonomi di sekitar pedesaan. Selain kebun, sarana pendukung lainnya seperti jalan, sekolah, rumah ibadah, puskesmas yang bisa dinikmati gratis bagi penduduk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(gst/gst)










































