Berwisata di taman Satwa Cikembulan, Kadungora, garut merupakan taman satwa yang berada di desa kecil yang tak banyak orang luar ketahui. Tujuan dibuatnya temapat wisata ini adalah untuk mewujudkan masyarakat desa wisata secara terpadu dengan obyek wisata situ Cangkuang. Disini para wisatawan selain dapat menyaksikan 159 satwa dengan 40 spesies, juga bisa menikmati beragam produk kuliner, sarana bermalam bahkan pendopo untuk pertemuan berkapasitas 100 orang.
Sarana wisata bersuasana alami tersebut menghadap langsung ke Gunung Haruman, lokasi lepas landas para penerbang olahraga paragliding, sehingga panorama alamnya bisa disaksikan dari taman satwa tersebut.
Taman itu rencananya diresmikan pada bulan Oktober, namun uji coba operasionalnya telah dilaksanakan, dengan harga karcis masuk Rp 7 ribu bagi pengunjung dewasa dan Rp 5 ribu bagi anak-anak. Namun saat kami kesana harganya sudah naik menjadi Rp. 12000/dewasa.
Obyek wisata milik pengusaha swasta yang bernilai sekitar Rp 5 miliar tersebut, dihuni kelompok mamalia antara lain beruang, rusa, babi hutan, reptilia seperti buaya, aves yakni burung termasuk burung garuda serta kelompok primata (kera), bahkan dalam waktu dekat akan didatangkan harimau Sumatera.
Suasana di taman satwa ini sangat menyejukkan karena di dikelilingi oleh hijaunya hamparan persawahan penduduk sekitar. kami benar-benar menikamati setiap hembusan angin yang menerpa kami, secara di cikarang sudah tidak dapat di temukan persawahan karena sudah tergantikan dengan padatnya perindustrian dan perumahan.
Bagi teman-teman yang ingin menghilang dari rutinitas kerja yang monoton dan menginginkan suasana yang berbeda bisa datang kemari untuk Liburan sejenak.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Parah Banget! Turis Thailand Jadi Korban Maling di Bromo, 7 Koper Hilang
11 Bandara Papua Ditutup
Sejarah Tembok Ratapan yang Asli: Tempat Suci Umat Yahudi