Hotel Legendaris di Malioboro Kembali Beroperasi

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Foto Travel

Hotel Legendaris di Malioboro Kembali Beroperasi

Dadan Kuswaraharja - detikTravel
Rabu, 18 Mar 2026 21:31 WIB

Yogyakarta - InJourney resmi menghidupkan kembali hotel legendaris di gerbang utama Jalan Malioboro dengan mengembalikan nama historisnya menjadi Grand Hotel De Djokja.

InJourney menghidupkan kembali hotel legendaris di gerbang utama Jalan Malioboro dengan mengembalikan nama historisnya menjadi Grand Hotel De Djokja.
Fasad Grand Hotel De Djokja. Momentum ini menandai babak baru kebangkitan salah satu ikon hotel bernuansa heritage Indonesia yang telah berdiri sejak 1911. Foto: InJourney
InJourney menghidupkan kembali hotel legendaris di gerbang utama Jalan Malioboro dengan mengembalikan nama historisnya menjadi Grand Hotel De Djokja.
Grand Hotel De Djokja juga memiliki peran penting dalam sejarah bangsa. Pada periode 1945-1946 saat Yogyakarta menjadi ibu kota Republik Indonesia, sejumlah ruang di hotel ini pernah difungsikan sebagai markas Tentara Keamanan Rakyat di bawah kepemimpinan Panglima Besar Jenderal Soedirman. Salah satu ruang bersejarah tersebut kini diabadikan sebagai "Sudirman Suite" (Room 291), yang masih menyimpan artefak peninggalan bersejarah. Foto: InJourney
InJourney menghidupkan kembali hotel legendaris di gerbang utama Jalan Malioboro dengan mengembalikan nama historisnya menjadi Grand Hotel De Djokja.
⁠Kolam Renang dan Sagara Pool Bar, menghadirkan suasana relaksasi di tengah kawasan Malioboro. Pengembalian nama Grand Hotel De Djokja bukan sekadar rebranding, melainkan langkah strategis untuk mengembalikan identitas historis hotel sekaligus memperkuat posisinya sebagai landmark budaya dan destinasi kelas dunia di jantung Yogyakarta. Foto: InJourney
InJourney menghidupkan kembali hotel legendaris di gerbang utama Jalan Malioboro dengan mengembalikan nama historisnya menjadi Grand Hotel De Djokja.
Kamar di Grand Hotel de Djokja.Β Sebagai hotel bintang lima yang telah melalui revitalisasi menyeluruh, Grand Hotel De Djokja menghadirkan fasilitas premium yang dirancang untuk tamu bisnis maupun wisatawan. Hotel ini memiliki 210 kamar dan suite. Foto: InJourney
InJourney menghidupkan kembali hotel legendaris di gerbang utama Jalan Malioboro dengan mengembalikan nama historisnya menjadi Grand Hotel De Djokja.
Hotel yang berdiri pada 1911 ini merupakan salah satu hotel tertua dan paling prestisius di kawasan Malioboro. Dalam lintasan sejarahnya, hotel ini telah mengalami berbagai transformasi nama, mulai dari Hotel Asahi (1942), Hotel Merdeka (1948), Hotel Garuda (1950), Natour Garuda (1975), Inna Garuda (2001), hingga Grand Inna Malioboro (2017), sebelum akhirnya kembali ke nama aslinya sebagai bentuk penghormatan terhadap akar sejarah dan warisan budaya Yogyakarta. Foto: InJourney
InJourney menghidupkan kembali hotel legendaris di gerbang utama Jalan Malioboro dengan mengembalikan nama historisnya menjadi Grand Hotel De Djokja.
Di hotel ini ada ⁠Wiji All-Day Dining Restaurant dengan sajian Pan-Asia, serta Djati Lounge, gin bar pertama di pusat Kota Yogyakarta dengan suasana berkelas. Ada juga ⁠Ragajiwo Gym dan  ⁠Lulu Kids Club, ruang bermain anak yang aman dan nyaman bagi keluarga. Ke depan, hotel ini juga akan menghadirkan tambahan fasilitas seperti Wening Spa and Wellness, konsep restoran baru, serta Heritage Suites yang berlokasi di bangunan utama dan sayap bersejarah hotel. Foto: InJourney
Hotel Legendaris di Malioboro Kembali Beroperasi
Hotel Legendaris di Malioboro Kembali Beroperasi
Hotel Legendaris di Malioboro Kembali Beroperasi
Hotel Legendaris di Malioboro Kembali Beroperasi
Hotel Legendaris di Malioboro Kembali Beroperasi
Hotel Legendaris di Malioboro Kembali Beroperasi
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads