Perayaan Imlek di Singapura digelar sejak awal Januari 2012. Pusat keramaian berada di kawasan Chinatown, Singapura.
Aneka kegiatan akan mengisi momen Imlek di berbagai tempat di Singapura dalam rangkaian acara bertajuk Chinese New Year Light-Up. Ini adalah momen yang tepat untuk berlibur ke Negeri Singa itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lebih baik datang sebelum Hari Imlek. Kalau pas Hari Imlek, Chinatown malah sepi," kata Stephen Wang dari Chinatown Visitor Center dalam wawancara dengan detikTravel, Sabtu (14/1/2012) kemarin.
Chinatown ramai dengan berbagai acara mulai pasar malam dan bazaar kuliner. Keramaian ini mencapai puncaknya sampai tepat sebelum Hari Imlek. Pada Hari Imlek, banyak toko-toko di Chinatown malah tutup, dan hanya sedikit saja yang buka.
"Sama seperti orang Islam punya Aidil Fitri atau Christian punya Christmas. Pada Hari Imlek, itu momen untuk keluarga. Jadi semua berkumpul di rumahnya masing-masing," kata Stephen.
Namun jangan khawatir, di luar kawasan Chinatown, Singapura tetap ramai seperti biasa. Orchard, Bugis, Mustafa Center, semua beraktivitas normal.
"Singapura tetap ramai, tapi Chinatown malah sepi pada tanggal itu. Chinatown juga pas tanggal 24 Januari sudah ada yang buka kembali," kata dia.
Jadi ingat-ingat ya! Kalau mau Imlek yang seru di Singapura, datanglah sebelum tanggal 23 Januari.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica