Fikri, nama mempelai pria itu. Dia merupakan pawang gajah di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Provinsi Riau. Kurang lebih 10 tahun, ia bekerja di taman nasional yang dikelola WWF Indonesia itu.
Sebagai pawang, tentu, kecintaan Fikri terhadap hewan berbelalai panjang itu tak diragukan lagi, sehingga untuk mengakhiri masa lajang pun, pria berusia 32 tahun itu merasa perlu 'melibatkan' peliharaannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru bicara WWF Indonesia di Riau, Syamsidar mengatakan, rencananya 3 ekor gajah jinak tersebut dihias sedemikian rupa. Tubuhnya akan ditutup kain berwarna-warni laiknya manusia yang tengah mengikuti pesta.
"Tidak ada persiapan khusus dalam hal ini. Soalnya gajah ini sudah terlatih. Paling yang kita siapkan hanya baju gajah yang akan kita buat sedikit norak untuk meramaikan acara pernikahan tersebut," kata Syamsidar kepada detikTravel, Rabu (8/2/2012)
Sebetulnya, Fikri ingin gajah-gajah tersebut menyaksikan pernikahannya. Tapi karena tak mungkin dibawa masuk ke rumah, gajah hanya dipajang di depan rumah. Selagi menanti prosesi usai, diharapkan kehadiran gajah ini bakal menjadi hiburan tersendiri bagi warga sekitar.
Setelah ijab kabul selesai, pengantin baru ini akan keluar rumah untuk menemui gajah. Selanjutnya gajah akan memberikan ucapan selamat, yang tentunya dengan gaya gajah sendiri. Setelah itu, barulah pengantin baru ini akan diarak keliling kampung dengan naik gajah. Seru banget!
Penasaran dengan pernikahan ini? Silahkan bertandang ke TNTN, Riau pada tanggal pernikahan di atas.
Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Waspada! Ini Daftar Pangkalan Militer AS di Seluruh Dunia yang Harus Kamu Tahu
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5
Daftar Negara Teraman Andai Terjadi Perang Dunia III, Ada Indonesia?