Mardi Gras adalah sebuah karnaval besar-besaran di New Orleans yang selalu ditunggu-tunggu. Pada saat karnaval, semua kegiatan di kota dihentikan, jalan-jalan ditutup untuk mobil dan orang-orang siap berpesta dengan kostum terbaiknya. Anda bisa ikut memakai kostum, atau bermain musik sambil ikut rombongan atau sekadar menikmati suasana meriah di hari itu.
Menurut www.mardigrasneworleans.com, Senin (21/2/2012), Mardi Gras di New Orleans sudah ada sejak tahun 1730, tapi belum berbentuk karnaval melainkan sebuah pesta dansa. Karnaval Mardi Gras hadir pada tahun 1830 dan semakin ramai setelah ada kelompok pengurus karnaval. Pada tahun 1872, karnaval ini ditambah dengan kehadiran seorang raja karnaval yang dinamakan Rex dan ia muncul di awal karnaval.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain manik-manik dan koin warna-warni, Mardi Gras juga memiliki tradisi lain yaitu king cake atau kue raja. Kue yang sudah ada sejak dahulu ini merupakan kue khas yang ada di berbagai acara, termasuk Mardi Gras. Kue ini terbuat dari roti donat besar yang sederhana berisi sebuah boneka bayi yang kecil. Jika Anda mendapat potongan yang berisi boneka bayi, maka Anda dianggap beruntung dan akan menjadi pembawa kue raja di acara selanjutnya.
Di Mardi Gras, kue raja ini ditambah dengan taburan gula di atasnya dan diwarnai 3 warna khas Mardi Gras. Di lingkaran tengah kue ini dipenuhi dengan manik-manik warna warni. Boneka bayi kecilnya diselipkan di sekitar manik-manik.
Selain keberuntungan, Anda pun bisa menemukan banyak keceriaan di karnaval ini. Bayangkan saja, seluruh kota dipenuhi parade yang siap berkeliling dengan sistematis. Setiap parade memiliki keunikan masing-masing. Anda tidak akan tahan jika sekadar menonton saja, pasti ingin ikut berdandan meriah dan meramaikan acara. Bulu-bulu, manik-manik, cat wajah dan pakaian super unik akan Anda temui di seluruh sudut kota!
Mardi Gras pun memiliki sebuah hal yang unik yaitu Mardi Gras Indians. Berawal dari perbudakan yang dialami kaum kulit hitam, akhirnya Mardi Gras Indian pun terbentuk. Karena menjadi kelompok marginal, kaum kulit hitam pun tidak bisa mengikuti parade. Tidak ingin kalah, kaum kulit hitam menamakan kelompoknya Indian dan mulai ikut parade. Uniknya, keberadaan mereka sulit ditebak karena tempatnya yang tidak bisa diprediksi dan kostumnya yang misterius.
Meski berawal dari rasa sakit hati karena tersingkirkan, para kelompok kulit hitam ini tidak membahayakan jalannya karnaval. Hal ini dikarenakan keberadaan kaum kulit hitam sudah mulai diterima dengan baik di sana. Bahkan, ada acara sendiri bagi kaum kulit hitam yaitu Mardi Gras Indian Super Sunday yang diadakan pada tanggal 18 Maret 2012 esok.
(gst/gst)











































Komentar Terbanyak
Aturan Bagasi Gratis Garuda Indonesia Berubah Mulai 1 September 2026
Viral Turis Lokal Diusir dari Pantai Bali, Pemilik Warung Klarifikasi
Curhatan Wisatawan Situ Bagendit: Tempatnya Nyaman, tapi Apa-apa Bayar