Sawah berbentuk jaring laba-laba ini bisa Anda liat di daerah Cancar, Kabupaten Manggarai, NTT. Sawah ini bukan sengaja dibentuk seperti jaring laba-laba agar terlihat lucu, tetapi ini adalah sistem pembagian sawah yang dilakukan oleh ketua adat setempat.
Masyarakat Manggarai telah mengenal tradisi pembagian sawah sejak dulu dan telah dilakukan turun temurun. Sawah yang terbagi ini disebut dengan lingko. Lingko adalah tanah adat yang dimiliki secara bersama oleh penduduk, dan dikelola bersama untuk memenuhi kebutuhan hidup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lingko tidak dimiliki perorangan, tetapi dimiliki oleh setiap suku yang ada di wilayah tersebut. Setiap suku memiliki tetua yang bertugas untuk membagi besarnya lingko. Sistem pembagian lingko disebut lodok.
Pembagian tanah dilakukan dengan menentukan titik pusat hamparan tanah adat. Kemudian, pada titik pusat ditanam kayu khusus. Besar kecilnya tanah ditentukan dari kedudukan seseorang dalam kampung dan jumlah keluarga. Semakin tinggi kedudukannya, semakin besar pula tanah yang di dapat. Tanpa disadari, pembagian ini ternyata membentuk sawah seperti jaring laba-laba.
Jika dilihat dari dekat, hamparan sawah ini tampak biasa seperti sawah pada umumnya. Cobalah untuk berjalan ke dataran tinggi dan tengok ke arah sawah. Anda pun akan terpesona dengan sawah yang mirip dengan jaring laba-laba.
Untuk mencapai Cancar dan melihat sendiri keunikan sawahnya, Anda bisa memulai perjalanan dari Kota Ruteng hingga Pasar Cancar menggunakan ojek. Tarif yang harus dibayar adalah Rp 40.000. Cukup mahal memang, tetapi ini sebanding dengan lama waktu tempuh, yaitu 45 menit.
Dari Pasar Cancar, Anda akan menemukan jalan kecil menuju Desa Cancar. Sekitar 3 km ke depan, pengunjung akan bertemu dengan tanjakan cukup yang cukup terjal. Di sini, motor sudah tidak bisa masuk, seseorang asal desa di Cancar akan menyambut dan mempersilahkan pengunjung mengisi buku tamu. Setelah mengisi tamu, Anda pun bisa masuk ke desa dan menikmati keindahan alamnya, serta terpesona dengan keunikan sawah itu.
(gst/gst)
Komentar Terbanyak
Ada Gerbong Khusus Merokok di Kereta, Kamu Setuju?
Terpopuler: Dedi Mulyadi Terancam Dicopot, Ini Penjelasan DPRD Jabar
Bisa-bisanya Anggota DPR Usulkan Gerbong Rokok di Kereta