Selama berpuluh tahun bertahan melawan arus waktu dan zaman, kawasan ini akhirnya dilindungi oleh pemerintah setempat. Rumah besar bernama Mansion Antebellum ini dengan deretan pohon oak sepanjang 240 meter memiliki magnet menarik bagi para wisatawan.
Ditengok dari situs resmi Oak Alley Plantation, Rabu (2/5/2012), pohon-pohon oak ini sudah ada sejak awal abad ke-18, bahkan sebelum Mansion Antebellum dibangun pada tahun 1839. Kawasan seluas 1 km persegi ini berada di Jalan River Road, dekat Sungai Mississippi, Kota Vacherie, Lousiana, AS. Tadinya, kawasan ini adalah milik pribadi, namun jadi terbuka untuk umum sejak dibeli oleh pemiliki baru pada tahun 1925.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pagi hari, kabut tebal akan menyelimuti deretan pohon ini dan akan menghasilkan suasana mistis. Seakan ada orang dengan jubah hitam membawa lampu minyak yang akan datang dari ujung jalan. Suasana akan sangat berbeda saat matahari mulai muncul. Kabut perlahan akan menghilang, digantikan dengan sinar matahari yang menerobos dahan dan dedaunan. Indah!
Tak hanya di komplek pohon oak, sekeliling mansion dan cottage pun tak kalah memesona. Rumput hijau dan semak-semak terawat mempercantik pemandangan di sana. Saat musim semi, bunga-bunga akan bermekaran dan menghias seantero kawasan. Kala musim gugur, warna oranye dari daun yang gugur akan menghipnotis Anda.
Anda bisa sekadar menghabiskan hari di sana dengan berkeliling di komplek pohon oak tua atau bermalam di sana. Ada beberapa jenis cottage yang disediakan jika Anda ingin menginap di sana. Ada cottage dengan satu kamar tidur, dua kamar tidur dan sebuah rumah. Harga per malam di sana berkisar mulai dari US$ 130 (Rp 1.200.000) sampai US$ 410 (Rp 3.800.000).
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong