Mendengar namanya, Kattenfestival, yang terbesit di benak Anda pastilah festival kucing yang lucu dan menggemaskan. Memang benar, pada pertengahan bulan Mei dan diadakan sekali dalam tiga tahun, Kota Ypres diramaikan oleh pernak-pernik dan parade bertema kucing. Tapi siapa sangka, festival kucing ini didasari oleh ritual ratusan tahun silam yang cukup tragis.
Kisah tragis kucing-kucing di Kota Ypres dimulai pada abad ke-12. Mengutip situs Lonely Planet pada Rabu (9/5/2012), saat itu masyarakat setempat percaya kalau kucing adalah bentuk dari roh jahat. Alhasil, cara mereka mengusir roh jahat adalah dengan melempar kucing-kucing hidup dari menara lonceng di kota tersebut!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlepas dari ritual masa lampau yang cukup sadis, Kattenfestival adalah destinasi wajib para traveler pemburu festival. Soalnya, di saat-saat inilah Kota Ypres benar-benar dipenuhi bulu!
Toko-toko yang berjajar menjual pernak-pernik berbau kucing, dan parade yang digelar di jalanan kotanya dimeriahkan oleh kabaret. Baik anak-anak maupun orang dewasa, semuanya mengenakan kostum kucing warna-warni.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong